BANYUWANGI, 3 Juni 2026 – Organisasi IWB tidak tinggal diam. Mereka berencana segera melayangkan laporan resmi ke Polresta Banyuwangi terhadap VRG, warga Kecamatan Genteng. Langkah hukum ini diambil menyusul pernyataan VRG di grup percakapan yang menyebut IWB hanyalah organisasi yang sekadar “omon-omon”.
Bagi IWB, ucapan itu bukan lagi sekadar kritik, melainkan tudingan tak berdasar yang langsung menyerang kredibilitas dan nama baik organisasi. Hal ini dinilai berpotensi menyesatkan publik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap kinerja IWB yang selama ini konsisten melakukan kontrol sosial, advokasi, dan pengawasan di berbagai sektor di Banyuwangi.
Abi Arbain, juru bicara IWB, menegaskan batasan tegas dalam menyampaikan pendapat.
“Kami terbuka lebar terhadap kritik, asalkan objektif dan berdasar fakta. Namun, menyebut kami ‘omon-omon’ tanpa bukti sama sekali? Itu bukan kritik, itu sudah masuk ranah fitnah dan upaya pendiskreditan,” tegas Abi dengan nada tegas.
Ia menekankan bahwa seluruh langkah IWB selalu berbasis data dan fakta. Berbagai temuan dan pengaduan yang ditangani organisasi ini terbukti nyata dan telah mendapat perhatian serius dari instansi serta aparat penegak hukum. Oleh karena itu, tudingan yang dilontarkan VRG dianggap merugikan dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.
“Kami bekerja dengan tindakan nyata, bukan sekadar bicara. Kami tidak akan diam saja jika kredibilitas yang kami bangun selama ini dirusak oleh ucapan tanpa dasar. Kebebasan berpendapat bukan berarti bebas menistakan orang lain tanpa tanggung jawab,” tambahnya.
Pelaporan ini, kata Abi, murni untuk menegakkan prinsip tanggung jawab berpendapat di ruang publik, bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi. Saat ini, tim hukum IWB sedang mematangkan berkas laporan lengkap dengan bukti tangkapan layar percakapan serta keterangan saksi, yang dalam waktu dekat akan diserahkan ke Polresta Banyuwangi.
Hingga berita ini diturunkan, VRG belum dapat dihubungi dan belum memberikan klarifikasi apa pun terkait tuduhan yang dilontarkannya tersebut. Awak media masih terus berupaya menjangkau yang bersangkutan untuk mendapatkan konfirmasi.
Sp











