APRESIASI UNTUK POLRES MERANGIN, SELAMATKAN GEOPARK MERANGIN DARI JAJAHAN PEMBURU KILAUAN EMAS
Merangin, Jambi – 21 Juli 2026 | Globalinvestigasinews.com
Upaya penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Operasi gabungan yang melibatkan sekitar 250 personel menyisir tiga lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas PETI, yakni kawasan Teluk Wang Sakti di Desa Biuku Tanjung, kawasan Mengkaring di Desa Merkeh, dan kawasan Geopark di Desa Air Batu.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan dilaporkan menemukan tiga titik aktivitas PETI yang menjadi sasaran penindakan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan Geopark Merangin yang telah diakui sebagai warisan geologi dunia oleh UNESCO.
Meski demikian, sejumlah sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa penindakan dinilai belum akan memberikan efek jera apabila tidak disertai pembenahan internal terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat membocorkan informasi operasi.
Menurut keterangan sumber tersebut, informasi mengenai rencana razia diduga kerap diketahui lebih dahulu oleh para pelaku sehingga sebagian berhasil menghindari penindakan. Pernyataan tersebut merupakan klaim narasumber dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber yang sama juga mengklaim adanya seorang tokoh yang disebut sebagai “raja pemain” PETI di wilayah Merangin yang merasa tidak akan tersentuh oleh proses penegakan hukum. Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan Global Investigasi News, media ini memperoleh informasi dari sejumlah narasumber mengenai dugaan adanya pihak-pihak yang berperan dalam pendanaan maupun pengaturan aktivitas PETI di Kabupaten Merangin. Narasumber juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam praktik tersebut. Namun demikian, tuduhan tersebut masih berupa informasi dari narasumber dan belum dibuktikan melalui proses hukum ataupun pernyataan resmi dari aparat penegak hukum.
Selain itu, beredar isu mengenai adanya praktik yang disebut sebagai “tukar kepala” dalam penanganan target operasi sehingga pihak-pihak tertentu diduga dapat lolos dari penindakan. Informasi tersebut pernah disinggung dalam pemberitaan Global Investigasi News sebelumnya berjudul “Apresiasi Reaksi Cepat Kapolda Jambi” tertanggal 18 Juli 2026. Hingga saat ini, isu tersebut juga belum memperoleh konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Masyarakat berharap operasi penertiban PETI tidak hanya dilakukan secara berkala, tetapi juga diiringi dengan pengawasan internal yang ketat agar penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan tanpa tebang pilih. Dengan demikian, kelestarian UNESCO Global Geopark Merangin dapat terus terjaga dari ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan ilegal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam informasi narasumber belum memberikan keterangan resmi. Global Investigasi News membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. ***
M. Taufik, Ketua Tim Investigasi Global Investigasi News Jambi











