HalSel // Global Investigasi News – Pekerjaan penanganan darurat drainase yang saat ini tengah berlangsung di Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, diperkirakan akan selesai lebih cepat dari target waktu yang telah ditentukan dalam kontrak kerja. Hal tersebut terlihat dari progres pekerjaan di lapangan yang hingga saat ini terus berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. 24/5/2026.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi pekerjaan, sejumlah pekerja tampak masih aktif melakukan penyelesaian pada beberapa titik drainase. Aktivitas pengerjaan dilakukan setiap hari guna mempercepat proses pembangunan agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, terutama dalam mengatasi persoalan genangan air dan aliran drainase yang selama ini menjadi keluhan warga.
Proyek drainase tersebut diketahui menggunakan sumber anggaran dari APBD dengan nilai kontrak sebesar Rp8.840.957.000 atau kurang lebih mencapai sembilan miliar rupiah. Waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 180 hari kalender atau sekitar enam bulan. Adapun pelaksana pekerjaan adalah “CV. Karya Senja Abadi” dengan volume pekerjaan drainase mencapai kurang lebih dua kilometer atau sekitar dua ribu meter.
Menurut informasi yang dihimpun oleh tiga media dari para pekerja di lapangan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai tahap akhir meskipun waktu kontrak masih tersisa. Para pekerja menyebutkan bahwa mereka telah bekerja kurang lebih selama empat bulan dan sebagian besar pekerjaan utama telah rampung dikerjakan.
“Mereka sudah bekerja sekitar empat bulan. Untuk pekerjaan utama sudah hampir selesai semua. Kemungkinan besar pekerjaan ini selesai sebelum masa kontraknya berakhir,” ujar pekerja saat ditemui tiga media di lokasi proyek.
Dari hasil komunikasi dengan para pekerja sudah tentu mereka berharap pekerjaan ini dapat selesai dengan kualitas yang baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bibinoi.
Sementara itu, keberadaan proyek drainase ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Warga mengaku bersyukur karena pembangunan drainase dinilai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir dan genangan air, terutama saat musim hujan tiba. Selama ini, beberapa titik di Desa Bibinoi sering mengalami genangan akibat saluran air yang kurang memadai.
Salah seorang warga mengatakan bahwa pembangunan drainase tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena selain memperlancar aliran air, juga membantu menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak akibat genangan.
“Masyarakat sangat berterima kasih karena drainase ini memang sudah lama dibutuhkan. Kalau hujan deras, air sering meluap ke jalan dan pekarangan rumah warga. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap masalah itu bisa teratasi,” ungkap seorang warga Desa Bibinoi.
Terima kasih juga disampaikan masyarakat kepada pihak pelaksana proyek, yakni “CV. Karya Senja Abadi”, beserta kontraktor yang akrab disapa Bung Roky. Warga menilai pekerjaan yang dilakukan cukup cepat dan memberikan harapan baru bagi lingkungan desa yang lebih tertata dan bebas dari genangan air.
Sudah tentu masyarakat berharap setelah pekerjaan selesai nantinya, kualitas drainase tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Mereka juga meminta agar proses pembangunan terus diawasi sehingga hasil pekerjaan benar-benar sesuai dengan harapan bersama.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, proyek penanganan darurat drainase di Desa Bibinoi diperkirakan dapat selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi solusi bagi persoalan drainase sekaligus mendukung kenyamanan dan aktivitas masyarakat di Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan. (*)











