Pesawaran – Beredar isu yang meresahkan di kalangan dunia pendidikan, khususnya di wilayah Way Kanan, terkait adanya oknum yang diduga memanfaatkan aplikasi WhatsApp dengan mengatasnamakan Ketua Wilter LSM GMBI Provinsi Lampung. Oknum tersebut dilaporkan menghubungi sejumlah kepala sekolah SLTA sederajat, namun tujuannya masih belum diketahui secara jelas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Wilter LSM GMBI Provinsi Lampung angkat bicara. Ia dengan tegas membantah keras bahwa dirinya terlibat dalam komunikasi tersebut.
“Bukan, itu bukan nomor saya. Saya tidak pernah mengirim pesan WhatsApp kepada siapa pun kepala sekolah SLTA sederajat di Way Kanan. Itu ulah oknum yang mencari kesempatan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang sudah dikonfirmasi kebenarannya.
Tindakan pencatutan nama tokoh organisasi ini pun mendapat kecaman keras dari jajaran pengurus GMBI di tingkat distrik. Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Pesawaran, Bapak Rozi Yuni, menyampaikan sikap tegas organisasinya terhadap perbuatan tidak bertanggung jawab tersebut.
“Kami mengecam keras atas pencatutan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Ketua Wilter Lampung. Tindakan ini tidak bisa ditolerir lagi. Selain mencoreng nama baik, perbuatan oknum ini juga sudah mencederai organisasi kami,” tegas Bapak Rozi Yuni.
Lebih lanjut, pihaknya mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara hukum. “Ini harus segera ditindak dan diproses secara hukum agar ada efek jera dan tidak kembali merugikan pihak lain, terutama institusi pendidikan,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum menerima laporan resmi, namun kalangan pendidik diimbau untuk lebih waspada terhadap modus komunikasi serupa.











