HalSel // Global Investigasi News – Kepedulian itu ditunjukkan dengan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu seorang warga di Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.26/5/2026
Warga tersebut diketahui bernama Ibu Hana, seorang ibu yang tinggal bersama delapan anaknya di rumah berukuran sekitar 4×6 meter yang dinilai sudah tidak layak huni. Kondisi itu semakin berat karena Ibu Ila harus membesarkan anak-anaknya seorang diri setelah ditinggal meninggal oleh suaminya.
Melihat kondisi tersebut, Ikhsan yang merupakan Sekretaris Fraksi Gerindra itu mengaku tergerak untuk ikut membantu sekaligus memperjuangkan agar keluarga tersebut bisa mendapatkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dari pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Halmahera Selatan.
Menurut Ikhsan, ada sejumlah persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi warga agar dapat diakomodir dalam program RTLH, salah satunya kepemilikan lahan pribadi serta adanya fondasi atau bangunan dasar rumah.
“Untuk memperoleh bantuan RTLH di Dinas Perkim Halmahera Selatan, warga diwajibkan memiliki lahan sendiri dan sudah ada fondasi atau bangunan dasar. Sementara Ibu Hana belum memiliki itu. Karena itu saya berinisiatif menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu pembangunan fondasi rumah mereka agar nantinya bisa diusulkan mendapatkan bantuan RTLH,” ujar Ikhsan, Selasa (26/5/2026).
Wakil Ketua Komisi I (Satu) DPRD itu mengaku prihatin dengan kondisi keluarga tersebut yang harus tinggal berhimpitan di rumah sempit dengan keterbatasan ekonomi yang dialami.
“Bayangkan saja, rumah berukuran kurang lebih 4×6 meter ditempati seorang ibu bersama delapan anak tanpa sosok kepala keluarga. Kondisi seperti ini tentu membutuhkan perhatian bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga kita semua yang memiliki kemampuan untuk membantu,” katanya.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan bukan semata-mata karena kapasitasnya sebagai anggota DPRD, melainkan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap warga yang membutuhkan uluran tangan.
“Di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, saya pikir kepedulian sosial tidak boleh ikut hilang. Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi saya berharap ini bisa menjadi awal agar keluarga Ibu Ila mendapatkan rumah yang lebih layak dan nyaman untuk ditempati,” tambahnya.
Dirinya juga berharap program-program bantuan sosial dan perumahan dari pemerintah daerah dapat lebih menyentuh masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan, khususnya warga yang hidup dalam kondisi rentan dan kurang mampu (*)











