Kabupaten Bandung — Perempuan masa kini dituntut tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga memiliki kapasitas, keterampilan, serta kesiapan menghadapi perubahan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, transformasi sosial, dan persaingan global yang semakin terbuka, perempuan didorong untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Berangkat dari semangat tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Partai Demokrat, Venny Noveny, S.S., menghadirkan kegiatan Beauty Class bertajuk “Beauty With Purpose: Cantik, Cerdas, Berdampak” yang digelar di Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Bandung, Baleendah, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang menghadirkan expert speaker ini diikuti oleh generasi muda perempuan mulai dari pelajar tingkat SMA/SMK sederajat hingga mahasiswa dan peserta golongan penegak Pramuka. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan kapasitas diri bagi perempuan muda agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Tidak hanya membahas kecantikan dari sisi penampilan, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pembangunan karakter, etika, komunikasi, kepercayaan diri, personal branding, hingga penguatan pola pikir (mindset) agar perempuan mampu bersaing, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki daya saing di era modern.
Dalam sambutannya, Venny Noveny menegaskan bahwa perempuan harus terus mengembangkan diri agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
«“Perempuan harus berani upgrade diri, meningkatkan kapasitas, membangun kepercayaan diri, dan siap menghadapi persaingan menuju Indonesia Maju. Cantik saja tidak cukup, tetapi juga harus cerdas, mandiri, serta mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Venny.»
Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas masa depan bangsa. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendamping keluarga, tetapi juga menjadi penggerak pendidikan anak, penguat ekonomi keluarga, hingga pembentuk karakter generasi penerus.
Karena itu, Venny menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix, yakni sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam menciptakan ruang pemberdayaan perempuan yang lebih luas, inklusif, serta berkelanjutan.
«“Perempuan hari ini harus siap menghadapi tantangan global, perkembangan teknologi, serta kompetisi yang semakin terbuka. Dibutuhkan kolaborasi bersama agar perempuan memiliki akses pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga penguatan ekonomi sehingga mampu mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.»
Lebih lanjut, ia menilai bahwa perempuan yang percaya pada potensi dirinya akan lebih mudah menjadi agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Ketika perempuan memiliki pendidikan, keterampilan, serta rasa percaya diri, dampaknya tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga turut memperkuat pembangunan daerah.
Melalui tema “Beauty With Purpose: Cantik, Cerdas, Berdampak”, Venny berharap perempuan Kabupaten Bandung semakin sadar terhadap potensi yang dimiliki, berani berkembang, serta mampu mengambil peran strategis dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
«“Ketika perempuan bertumbuh, keluarga menjadi lebih kuat, masyarakat semakin maju, dan bangsa memiliki fondasi yang kokoh untuk masa depan,” pungkasnya.»
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga mengenai penguatan kualitas sumber daya manusia perempuan yang unggul, cerdas, mandiri, dan berdampak bagi masyarakat.
(Redaksi)











