Rembang || Global Investigasi News.Com. Pelaksanaan Rakor Penilaian Ketangguhan Desa dalam menghadapi bencana di Kabupaten Rembang bertempat di Lantai IV Kantor Bupati Rembang, Rabu 15/04/2026 yang dihadiri oleh Plh Bupati Rembang Hanies Cholil BARRO’ , Kepala BPBD Kabupaten Rembang, Asisten I Sekda Kabupaten Rembang, 13O Kepala Desa, 14 Kasi Trantib Kecamatan Se Kabupaten Rembang, Ormas dan Media.

Dalam sambutannya Plt Kepala BPBD menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan ini guna kesiapan Desa dalam ketangguhan Desa dalam persiapan penanggulangan Bencana yang mungkin terjadi di Wilayah Desa masing-masing di Kabupaten Rembang. Di Kabupaten Rembang ada 199 Desa yang rawan Bencana oleh karena itu BPBD harus siap siaga dalam menghadapi Bencana yang datang.
Gus Hanies selaku plh Bupati Rembang mengatakan ” Rakor ini bertujuan untuk kesiap siagaan Desa dalam penanggulangan Bencana yang terjadi, dan hal ini bukan menjadi tanggjawab Pemerintah Kabupaten tetapi menjadi tanggungjawab bersama dalam hal ini masyarakat, pemerintah Desa, Kecamatan, Pemerintah Kabupaten Rembang dan Pemerintah Propinsi serta Pusat dalam Rakor Penilaian Ketangguhan Desa dalam penanggulangan Bencana ini, disimpulkan bahwa hari ini juga akan muncul 3 kategori desa dalam kesiap siagaan Penanggulangan Bencana antara lain Kategori Desa tingkat Pratama, Madya dan Utama” .
Penentuan Desa tingkat Pratama, Madya dan Utama ini juga ada mitigasinya dalam penentuan Anggaran yang digunakan untuk pembiayaan penanggulangan Bencana yang terjadi. ( Istanta GIN Rembang ).









