Belitung – Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Polri yang profesional dan berbasis kajian ilmiah, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian Tahun 2026.
Hal ini dilaksanakan terkait Peran Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa/Demonstrasi Guna Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tribrata Polres Belitung dengan melibatkan Polres Belitung dan Polres Belitung Timur, Senin ( 4/5/26 ).
Penelitian ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim, KBP Tonny Kurniawan, S.I.K., bersama anggota tim yakni AKBP Rudi, S.E., AKBP Arifin, Penata Tk I Triyanti, serta Penata Muda Tk I Ruth.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Belitung AKBP Sarwo Edi Wibowo, S.I.K., Wakapolres Belitung Kompol Bagus Krisna Eka Putra, S.I.K., Wakapolres Belitung Timur Kompol Deddy Nuary, S.H., S.I.K., para perwira gabungan dari Polres Belitung dan Polres Belitung Timur, unsur kementerian terkait, serta masyarakat yang menjadi perwakilan responden dalam kegiatan penelitian.
Responden lainnya juga dihadiri oleh Kadis perhubungan, kadis Kesbangpol, Ketua LANBEL, Laskar Merah Putih (LMP), ketua GP Ansor, SPSI, kelompok nelayan serta perwakilan ojek online.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun data dan masukan dari berbagai pihak terkait penanganan aksi unjuk rasa, sehingga ke depan Polri dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, serta pendekatan humanis dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis yang menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam penanganan demonstrasi secara profesional, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Secara umum dari responden terkait unjuk rasa/ demonstrasi di Belitung masih terbilang kondusif bahkan jarang terjadi yang melakukan anarkis ( MR ).










