Kantor Camat Mandiangin Timur — Program penyaluran bahan pangan di Kecamatan Mandiangin Timur, Kabupaten Sarolangun, sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat setelah beredar informasi bahwa bantuan sembako tersebut diberikan secara gratis.
Informasi tersebut mencuat saat rekan media GLOBAL INVESTIGASI NEWS melakukan penelusuran di Kantor Camat Mandiangin Timur pada Selasa (12/05/2026) terkait penyaluran bantuan bahan pangan kepada masyarakat.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, masyarakat disebut akan menerima bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya secara cuma-cuma. Namun setelah dilakukan klarifikasi, program tersebut ternyata merupakan program subsidi atau tebus murah sembako.
Dalam program itu, masyarakat tetap diwajibkan membayar sejumlah biaya yang telah disubsidi pemerintah. Harga paket sembako yang semula senilai Rp120.000 dapat ditebus masyarakat dengan harga sekitar Rp90.000, sehingga terdapat subsidi sebesar Rp30.000 dari pemerintah.
Salah seorang warga yang ditemui media meminta agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Itu bukan bantuan sembako gratis, tetapi sembako tebus murah. Yang seharusnya dibeli dengan harga Rp120 ribu, ditebus dengan harga Rp90 ribu. Masyarakat mendapat subsidi Rp30 ribu dari pemerintah,” ujar warga.
Warga juga mengingatkan bahwa informasi mengenai bantuan sosial sangat sensitif di tengah masyarakat sehingga penyampaiannya harus jelas dan tidak menimbulkan rumor simpang siur.
“Bukan tidak boleh memberi kabar kepada masyarakat, tapi tolong keakuratan informasi supaya tidak jadi simpang siur, apalagi ini menyangkut bantuan,” tambahnya.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat agar setiap informasi terkait program bantuan pemerintah dapat disampaikan secara transparan dan tepat sehingga tidak memunculkan kesalahpahaman di lapangan.
(Nendi)










