KABUPATEN BANDUNG – Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Raya Al Fathu, Soreang, Minggu (21/6/2026). Sekitar 4.000 masyarakat dari berbagai kalangan antusias mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, GEMAR juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM serta pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Mewakili Bupati Bandung, Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengatakan tingginya partisipasi warga menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mendorong masyarakat membiasakan aktivitas fisik secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
GEMAR diharapkan menjadi momentum untuk membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujar Dicky Anugrah.
Berbagai aktivitas menarik dan edukatif turut memeriahkan acara, mulai dari Gebyar Senam Bugar, Zona Aktivasi Olahraga Budaya, Optimalisasi Ruang Terbuka Olahraga Publik, hingga berbagai cabang olahraga masyarakat yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan warga tanpa memandang usia.
Tak hanya berorientasi pada kebugaran, GEMAR juga menghadirkan layanan publik terpadu yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK, IKD, akta kelahiran dan akta kematian, hingga berbagai layanan lainnya.
Selain itu tersedia pula pelayanan pembuatan kartu pencari kerja (AK-1), layanan aplikasi pencari kerja GBK Bedas Digital, perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta layanan Samsat Keliling yang memudahkan masyarakat mengakses pelayanan pemerintah dalam satu lokasi.
Menurut Dicky, kehadiran berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari transformasi Car Free Day sebagai ruang publik yang tidak hanya sehat dan rekreatif, tetapi juga produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Car Free Day ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga mempererat kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk lebih aktif bergerak, menjaga kesehatan, serta menjadikan olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup,” katanya.
Suasana CFD yang bebas dari kendaraan bermotor menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan ramah keluarga. Warga dapat berolahraga, berinteraksi, menikmati hiburan, hingga mengakses berbagai layanan publik tanpa hambatan.
Dicky menegaskan bahwa Car Free Day merupakan momentum strategis untuk menanamkan pola hidup sehat secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Car Free Day ini menjadi momentum emas. Ruang jalan menjadi milik warga, bukan kendaraan. Melalui gerakan ini kami ingin menunjukkan bahwa olahraga itu murah, mudah, dan dapat dilakukan oleh siapa saja,” tegasnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap kegiatan GEMAR dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi gerakan bersama dalam membentuk masyarakat yang sehat, aktif, produktif, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Dengan mengusung semangat “Mari Bergerak, Sehat, Aktif dan Bugar Bersama GEMAR”, Kabupaten Bandung terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, berdaya saing, dan siap menyongsong pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera.











