BANDUNG, JAWA BARAT — Kabupaten Bandung tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045. Masyarakat harus dipersiapkan sejak sekarang agar mampu menjadi pelaku sekaligus kekuatan utama pembangunan.

Pesan tegas itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., saat menyampaikan pandangan Fraksi Partai Demokrat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Ruang Sidang Paripurna, Senin (14/9/2026).
Di hadapan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi beserta jajaran pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta para camat, Asep menegaskan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 harus dijawab dengan persiapan konkret mulai hari ini.
«“Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan dari sekarang. Masyarakat Kabupaten Bandung harus menjadi bagian dari generasi yang mampu mengambil peran, bukan sekadar menjadi penonton,” tegas Asep.»
Menurut Asep, pembangunan menuju Indonesia Emas tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur. Fondasi terpenting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesejahteraan, produktivitas, serta kebijakan pemerintah yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kabupaten Bandung, kata dia, memiliki potensi besar untuk mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional. Karena itu, sinergi pemerintah daerah, DPRD, dunia pendidikan, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai elemen pembangunan harus terus diperkuat.
Fraksi Demokrat, lanjut Asep, akan terus mendorong kebijakan pembangunan yang memiliki skala prioritas dan berorientasi pada kemaslahatan rakyat.
«“Program pemerintah harus bermuara pada kepentingan rakyat. Kita ingin masyarakat bukan hanya menerima hasil pembangunan, tetapi memiliki kemampuan dan kesempatan untuk ikut menjadi penggerak pembangunan,” ujarnya.»
Asep menilai momentum Indonesia Emas 2045 bukan sekadar persoalan mengejar target waktu. Perjalanan menuju 2045 harus diisi dengan kerja nyata untuk menyiapkan generasi yang berpendidikan, berdaya saing, produktif, berkarakter, serta mampu menghadapi perubahan zaman.
Karena itu, dari forum Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Asep mengajak seluruh elemen masyarakat mengubah cara pandang terhadap Indonesia Emas.
Bukan sekadar menunggu Indonesia Emas datang, tetapi mempersiapkan diri untuk merebut peluang dan menjadi bagian penting dalam mewujudkannya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan sikap Fraksi Demokrat bahwa pembangunan daerah harus mampu menciptakan masyarakat yang mandiri, berkualitas, dan memiliki ruang untuk mengambil peran.
Kabupaten Bandung, tegas Asep, jangan menjadi penonton. Masyarakat harus menjadi pelaku pembangunan dan ikut merebut peluang menuju Indonesia Emas 2045.















