CILEGON – Global Investigasi News.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Purwakarta, Kota Cilegon, Rabu (11/2/2026), memfokuskan pembahasan pada penanganan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah. Selain itu, penerangan jalan lingkungan (PELITA) dan program rumah tidak layak huni (RTLH) turut menjadi skala prioritas.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Purwakarta itu dihadiri Camat Purwakarta Suadilah, Sekretaris Kecamatan Deni Sumantri, para lurah se-Kecamatan Purwakarta, Ketua RT/RW, perwakilan Bappeda, tim Kotaku, Kasi PPM, DPUPR mewakili Dinas Perkim, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Ketua Pokmas, unsur Polres dan Polsek Purwakarta, Danramil, UPTD, Puskesmas Purwakarta, anggota DPRD Fraksi PAN Subari, hingga perwakilan Polda Banten.
Camat Purwakarta Suadilah mengapresiasi kinerja para lurah yang dinilai aktif melayani masyarakat dan menyusun usulan pembangunan berbasis kebutuhan wilayah.
Pembangunan kita tahun ini terfokus secara prioritas pada penanggulangan banjir dan penerangan jalan lingkungan. Ini kebutuhan mendesak masyarakat,” ujar Suadilah.
Ia juga menyinggung program RTLH yang masih menjadi skala prioritas Wali Kota Cilegon.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak, termasuk sumbangsih zakat dan infak dari aparatur sipil negara (ASN), diharapkan dapat memperkuat realisasi program yang diusulkan.
Mudah-mudahan seluruh usulan dari kelurahan se-Kecamatan Purwakarta bisa berjalan lancar dan sesuai peruntukan,” katanya.
Suadilah turut mengapresiasi kehadiran perwakilan Polda Banten dalam forum tersebut. Ia berharap sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah kecamatan terus terjalin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, fasilitator Musrenbangcam, Oman, menegaskan setiap kelurahan mengajukan minimal lima usulan prioritas untuk dibawa ke tingkat kota.
“Usulan-usulan dari kelurahan ini akan disaring dan ditetapkan sebagai prioritas yang diajukan ke Musrenbang tingkat kota,” ujarnya.
Sekretaris Kecamatan Purwakarta, Deni Sumantri, menambahkan bahwa seluruh usulan pembangunan harus sejalan dengan program Wali Kota Cilegon bertajuk Cilegon Juare.
Di sisi lain, perwakilan bagian administrasi pembangunan (Adpem), Wiwin, mengingatkan agar setiap usulan prioritas disusun sesuai petunjuk teknis (juknis) dan ketentuan peruntukan anggaran.
Musrenbangcam ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat di tingkat kelurahan dengan kebijakan pembangunan daerah, terutama dalam menjawab persoalan banjir yang selama ini menjadi pekerjaan rumah bersama di Kecamatan Purwakarta
(Abdulrohim)











