KENDAL – GLOBALNESTIGASI GINEWS Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Kabupaten Kendal menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mencari solusi inovatif menghadapi dinamika ekonomi nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat sinergi antara pelaku usaha perhotelan, restoran, dan pemerintah daerah.
Mengusung tema “Konsolidasi dan Mencari Solusi Inovatif Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional”, PHRI Kendal menegaskan komitmennya untuk tetap solid dalam menghadapi tantangan dunia usaha, khususnya sektor pariwisata dan hospitality yang terus berkembang.
Ketua PHRI Kendal, Cahyanto, menegaskan bahwa seluruh anggota PHRI harus tetap menjaga kekompakan organisasi meski persaingan usaha terus meningkat. Menurutnya, kompetisi bisnis merupakan hal yang wajar, namun seluruh anggota tetap harus berpedoman pada aturan organisasi.
“Kita boleh berkompetisi, tetapi tetap tunduk kepada AD/ART PHRI. Tidak boleh keluar jalur, semuanya harus linier demi kemajuan bersama,” ujar Cahyanto.
Ia berharap PHRI Kendal mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran. Selain itu, pihaknya juga berharap adanya dukungan dan bimbingan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal.
Menurut Cahyanto, keberadaan PHRI tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha semata, tetapi juga dapat membantu mengurangi persoalan ketenagakerjaan di Kabupaten Kendal. Industri hotel dan restoran dinilai memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal.
“PHRI harus bisa ikut mengurangi masalah ketenagakerjaan di Kendal. Selain itu, Kendal juga perlu membangun brand dan ciri khas daerah agar lebih dikenal luas,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PHRI. Ia berharap organisasi tersebut semakin kompak, maju, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kendal.
Menurut Bupati, pembangunan daerah, investasi, dan penciptaan lapangan kerja menjadi pondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kendal. Ia menyebut capaian kinerja ekonomi daerah saat ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha yang tergabung dalam PHRI.
“Keberhasilan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kendal tentu berkat kolaborasi bersama. Karena itu, mari terus tingkatkan kerja sama untuk membangun daerah,” kata Dyah Kartika Permanasari.
Prasarana sektor pariwisata serta hospitality di Kendal masih minim
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengakui sarana dan prasarana sektor pariwisata serta hospitality di Kendal masih minim dan perlu ditingkatkan. Karena itu, PHRI diharapkan dapat ikut mendorong masuknya investor untuk membangun hotel dan restoran baru di Kabupaten Kendal demi mendukung perkembangan daerah dan meningkatkan daya tarik investasi.
“Potensi Kendal sangat besar, baik dari sektor industri, pariwisata, maupun investasi. Kami berharap PHRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menarik investor yang masuk untuk menghadirkan fasilitas hotel serta restoran yang lebih representatif, agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkas Bupati Kendal.










