Belitung – Untuk mengantisipasi lingkungan yang aman,tertib serta lingkungan yang asri, pihak pengembang Puri Kirana 3 menggelar rapat internal serta mengundang pihak BUMDES dan perangkat Desa Air Merbau, Minggu (12/7/26 ) malam.
Kegiatan rapat berlangsung di Gedung Serba Guna Puri Kirana 3 dihadiri puluhan orang warga penghuni Puri Kirana 3. Pertemuan tersebut dipimpin oleh pengembang Perumahan Puri Kirana 3 yakni PT. Jojo Group Propertindo, Billy S.
Saat rapat berlangsung, Ketua RT 016, Munzir menyampaikan kepada penghuni Puri Kirana 3 agar masing-masing keluarga mengurus surat pindah dari tempat asal. Namun sambil mengurus surat pindah sebut Munzir, masing-masing keluarga juga harus menyerahkan KK untuk memudahkan pendataan dan ketertiban administrasi, ujar Munzir.
Lanjut Munzir, bagaimanapun juga penghuni Perumahan Puri Kirana 3 ini sudah menjadi warga Desa Air Merbau di wilayah RT 016 dan ada kewajiban iuran disetiap RT yang harus dijalankan. Ia juga menjelaskan kegunaan iuran setiap bulan dari warga untuk kemudian disalurkan dalam bentuk dukacita, sakit maupun sukacita, jelasnya.
Dalan sesi tanya jawab seputar pembentukan RT dilingkungan Puri Kirana 3 yang saat ini telah mencapai 200 KK, Ketua RT 016 mengatakan, itu bisa dilakukan pemekaran namun harus melalui tahapan dan mekanisme yang ada karena memang sudah layak pemekaran, katanya.
Selanjutnya, Direktur PT.Jojo Group Propertindo, Billy S menyampaikan dalam rapat saat sesi tanya jawab, yang menjadi kewajiban kami adalah menyediakan sumber air bersih dan sarana lainnya yang telah disampaikan di awal. Kalaupun ada sarana lain yang kami sediakan itu semata-mata panggilan hati kami dan inisiatif seperti pos kamling dan bangunan gedung serba guna dan dapat dipergunakan untuk kegiatan sosial, ujarnya.
Billy juga menegaskan seluruh penghuni Puri Kirana 3 untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing agar tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Selain itu harus sadar akan pentingnya kebersihan dan keindahan lingkungan agar tetap asri dari pandangan setiap orang yang berkunjung bahkan jangan membuang sampah sembarangan agar tidak mengganggu warga lainnya, tegas Billy.
Sesuai maksud dan tujuan salah satu agenda pertemuan, warga Puri Kirana 3 yakni, Agus ditunjuk dan disepakati menjadi ketua lingkungan Puri Kirana 3. Langkah ini diambil untuk memudahkan komunikasi efektif antar warga. Agus pun meminta seluruh warga agar saling membantu dalam hal apapun termasuk kegiatan pertemuan yang dianggap penting.
Kemudian terkait pengelolaan sampah di lingkungan Puri Kirana 3, pihak BUMDES Air Merbau menawarkan jasa pengangkutan sampah agar lingkungan Puri Kirana 3 terlihat bersih dan rapi bahkan tidak terkesan kumuh dengan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan.
Direktur BUMDes Mufakat Sejahtera Air Merbau, Ali Hasmara, didampingi jajaran perangkat BUMDes termasuk ketua RT 016 yang juga selaku badan pengawas BUMDES Mufakat Sejahtera Air Merbau menjelaskan, pengelolaan sampah merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menjaga kualitas lingkungan permukiman. Menurutnya, sistem pengelolaan yang baik tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat, jelasnya.
Melalui program ini, kami ingin menghadirkan layanan pengelolaan sampah yang tertata sehingga kebersihan lingkungan dapat terus terjaga. Program ini tentu membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh warga agar dapat berjalan dengan baik, ujar Ali.
Pengakuan warga yang hadir, saat ini minimnya wadah penampungan sampah disetiap rumah tangga, namun Ali Hasmara menawarkan tempat penampungan sampah dari drum plastik warna biru. Mengingat harga drum dimaksud lumayan mahal, nantinya drum itu dipotong menjadi dua wadah dengan harga Rp.150 ribu/ potong, katanya
Ia juga mengatakan, terkait pengelolaan sampah dalam satu rumah tangga dikenai biaya Rp.40 Ribu / bulan, namun kami akan memberikan discount selama 3 bulan pertama hanya Rp 30 ribu/ bulan dan setelah itu berjalan normal, kata Ali.
Ali menambahkan, bagi warga yang sudah ada kerjasama dengan BUMDES, kami akan berupaya menyediakan penampungan sampah berupa ember plastik ukuran 25 kg dan lengkap dengan tutupnya agar sampah di dalamnya tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap, pungkasnya. ( MR )










