SINGKIL – 17 April 2026
Sebuah unggahan video singkat di media sosial Facebook mendadak viral setelah memperlihatkan kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan di Desa Suka Damai, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.
Video berdurasi 3 detik yang diunggah oleh akun bernama @Sabri Sinaga tersebut menunjukkan akses jalan perkebunan warga yang hancur lebur dan nyaris tak terbentuk.
Dalam rekaman itu, terdengar suara pria yang meluapkan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perhatian.
“Ini jalan luar biasa parahnya wei, tak ada berpikir yang masuk kemari. Tak ada hati nuraninya sikitpun,” ujar suara dalam rekaman video tersebut dengan nada getir.
Pemilik akun juga menyayangkan kebijakan pemanfaatan dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir).
Menurutnya, jika dana aspirasi tersebut dialokasikan untuk pengerasan jalan, tentu akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas ekonomi masyarakat setempat.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, tim media melakukan penelusuran ke lokasi pada, Kamis (16/04/2026).
Diketahui, titik kerusakan parah berada di Jalan Wisata Suak Ibo, Dusun Tran Nelayan, Desa Suka Damai.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan memang rusak berat.
Medan yang berlumpur dan berlubang dalam membuat kendaraan roda dua sulit melintas, apalagi untuk kendaraan roda tiga (becak) maupun roda empat.
Menurut keterangan salah seorang warga di lokasi, jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi bagus dan lancar dilalui.
Namun, kondisi berubah drastis akibat aktivitas pengangkutan hasil panen Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang tetap dipaksakan saat musim hujan.
“Diduga perusak jalan ini adalah oknum yang memiliki kebun di lokasi Suak Ibo.
Mereka mengangkut hasil panen TBS saat musim hujan, sehingga jalan hancur,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Mengingat Jalan Wisata Suak Ibo merupakan akses vital menuju objek wisata pantai dan urat nadi perekonomian bagi pemilik kebun sawit rakyat, warga sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan.
“Kami berharap pemerintah dapat membangun kembali jalan yang sudah rusak parah ini agar aktivitas warga kembali normal,” tutupnya.(*)
Htb









