KENDAL – GLOBALNNESTIGASI GINEWS Pengelola pengerukan galian kuari Bukit Sawi Sepetek di jalur Kaliwungu–Boja bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait debu dan kondisi jalan dengan melakukan kegiatan rutin pembersihan serta penyiraman jalan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kegiatan pembersihan dilakukan menggunakan mobil tangki air yang menyemprot badan jalan guna mengurangi debu akibat aktivitas truk pengangkut material tambang. Selain itu, pekerja tambang juga terlihat membersihkan sisa material yang tercecer di sepanjang jalur tersebut.
Pengelola galian, Bambang Sukindro menegaskan bahwa perawatan jalan telah menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap hari, terutama pada jam-jam operasional kendaraan tambang melintas di kawasan Sepetek.
“Pengelola tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga jalan tetap aman,” kata Bambang, Jumat (22/5/2026).
Selain melakukan penyiraman jalan, pihak pengelola juga mengimbau seluruh pengguna kendaraan agar tetap berhati-hati saat melintas di jalur Kaliwungu–Boja dengan memperhatikan rambu-rambu yang telah dipasang di pinggir jalan.
Pihak pengelola juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas terganggunya akses akibat aktivitas pengerukan dan lalu lintas kendaraan tambang yang cukup padat setiap harinya.
Upaya pembersihan jalan tersebut dilakukan untuk meminimalisir polusi debu yang berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara serta menimbulkan gangguan kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang.
” Mohon maaf kepada seluruh warga yang melintas atas terganggunya akses jalan,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan pembersihan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyiraman menggunakan truk tangki air, penyapuan material secara manual maupun mekanis, hingga perbaikan jalan dengan penimbunan lubang akibat tonase kendaraan berat.
Langkah tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah satu pengguna jalan mengaku kondisi jalan menjadi lebih nyaman setelah dilakukan penyemprotan air secara rutin. “Kalau jalan disemprot rutin seperti ini, debunya nggak terlalu parah. Harapannya bisa dilakukan terus agar pengguna jalan lebih nyaman,” ujarnya.
Pihak perusahaan pengelola galian menyatakan kegiatan pembersihan jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap aspek keselamatan kerja, kenyamanan masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional tambang.















