Mediasi Dugaan Kelalaian Sopir PT WN di Kantor Desa Jati Baru Mudo Belum Temui Titik Terang
Desa Jati Baru Mudo — Upaya mediasi terkait dugaan kelalaian sopir mobil perusahaan PT WN yang menyebabkan kerugian terhadap warga bernama Tatang belum membuahkan hasil. Pertemuan yang digelar di Kantor Desa Jati Baru Mudo pada Jumat (08/05/2026) berlangsung alot dan tidak menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak.

Mediasi tersebut dihadiri Kepala Desa Jati Baru Mudo, Wardi, pihak perusahaan PT WN, korban Tatang, serta didampingi rekan media dari GLOBAL INVESTIGASI NEWS.
Dalam pertemuan tersebut, Tatang selaku pihak yang merasa dirugikan meminta ganti rugi sebesar Rp5.000.000 atas kerugian yang dialaminya. Namun, pihak perusahaan PT WN hanya bersedia memberikan ganti rugi sebesar Rp500.000.
Perbedaan nominal tersebut memicu ketegangan dalam forum mediasi. Tatang menilai tawaran dari pihak perusahaan tidak mencerminkan itikad baik.
“Kalian semua itu meledek atau menghina masyarakat kecil,” ujar Tatang kepada perwakilan perusahaan dalam pertemuan tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun, salah satu pihak perusahaan bahkan menyatakan siap apabila persoalan tersebut dilanjutkan ke jalur hukum.
“Kalau mau dilanjutkan, silakan saja. Kami siap kalau mau dilaporkan ke Polsek atau Polres,” ucap salah seorang anggota perusahaan PT WN.
Kepala Desa Jati Baru Mudo, Wardi, mengakui bahwa mediasi di tingkat desa belum menemukan solusi yang dapat diterima kedua pihak.
“Kalau begitu, mungkin perkara ini tidak bisa selesai di desa,” ujar Wardi di hadapan peserta mediasi.
Usai mediasi yang tidak mencapai kesepakatan, rekan media GLOBAL INVESTIGASI NEWS bersama Tatang langsung mendatangi Polsek Mandiangin sekitar pukul 19.00 WIB untuk membuat laporan resmi.
Laporan tersebut diajukan Tatang terhadap sopir mobil perusahaan PT WN bernama Piter yang dinilai tidak bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi. Dalam pelaporan itu, Tatang turut didampingi rekan media GLOBAL INVESTIGASI NEWS, yakni Sholihin serta Kepala Perwakilan Wilayah Jambi.
Pihak Polsek Mandiangin disebut memberikan respons positif terhadap laporan tersebut dan menyatakan akan segera menindaklanjuti perkara dengan menurunkan tim penyidik ke lokasi kejadian.
(Nendi)










