Kabupaten Bandung — Kegiatan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) anggota DPR RI Komisi II, Dede Yusuf Macan Effendi, menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Mengangkat tema “Perempuan yang Berdampak dan Peran Penting Perempuan”, kegiatan yang berlangsung di cinunuk kec. Cileunyi, Kabupaten Bandung, Minggu (14/6/2026), diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga hingga generasi muda (Gen Z).
Selain forum edukatif dan dialog kebangsaan, kegiatan Kundapil tersebut juga diisi dengan pembagian buku tulis, alat tulis, serta tumbler kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar dan produktivitas masyarakat.
Forum dialog berlangsung interaktif dengan membahas pentingnya penguatan kapasitas perempuan sebagai pilar keluarga sekaligus agen perubahan sosial dalam menghadapi tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Demokrat Dapil III, Venny Noveny, hadir sebagai narasumber dan menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas keluarga, lingkungan sosial, hingga masa depan bangsa.
Menurut Venny, perempuan masa kini dituntut memiliki visi hidup yang jelas, target yang terukur, serta kemampuan mengelola waktu secara produktif agar mampu memberikan dampak nyata bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
«“Perempuan memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga penggerak lingkungan. Karena itu, perempuan harus memiliki visi, target hidup, serta mampu memanfaatkan waktu secara produktif,” ujar Venny di hadapan peserta dialog.»
Ia menambahkan, perempuan tidak lagi hanya diposisikan sebagai pelengkap dalam keluarga, melainkan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan generasi berkualitas melalui pendidikan karakter, pola asuh yang baik, serta keteladanan di lingkungan keluarga.
Lebih jauh, Venny menilai bahwa cita-cita besar menuju Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan melalui investasi serius pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks tersebut, perempuan menjadi fondasi utama karena berperan penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
«“Ketika perempuan memiliki kualitas, wawasan, dan semangat untuk berkembang, maka keluarga akan menjadi lebih kuat, lingkungan menjadi lebih baik, dan pembangunan bangsa akan semakin maju,” tegasnya.»
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan pandangan disampaikan, mulai dari isu pemberdayaan perempuan, penguatan peran ibu dalam keluarga, tantangan generasi muda di era digital, hingga cara membangun lingkungan sosial yang lebih produktif dan positif.
Kehadiran peserta dari lintas usia, termasuk kalangan Gen Z, turut memperkaya jalannya diskusi sekaligus menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya peran perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Melalui kegiatan Kundapil ini, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kontribusi perempuan semakin meningkat. Perempuan yang visioner, produktif, dan berdampak diyakini menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan keluarga tangguh sekaligus mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(RED)











