GIN JATIM JEMBER
25/04/2026, ketua Maki jatim dalam persconferens bahwa Kabupaten Jember bersiap meluncurkan branding “Surga Kopi Indonesia” melalui pameran kopi, tembakau, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan digelar pada 15–17 Mei 2026 di Alun-alun jember
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki) Jawa Timur, Heru, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang kolaborasi berbagai instansi pemerintah dan pelaku usaha lintas daerah.
“Pameran ini bertajuk ‘Jatim Sukses di Kopi, Tembakau, dan UMKM’ dan akan diikuti 12 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jatim serta tiga OPD dari Jember,” ujarnya, Sabtu saat Konfrensi Pers di Cafe Rumput sore tadi
Selain itu, sejumlah institusi dan daerah juga turut ambil bagian, seperti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Jember, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Buleleng (Bali), Lombok Timur (NTB), hingga PTPN 1 Regional 5.
Heru menegaskan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi Jember sebagai salah satu sentra unggulan kopi dan tembakau,
“Ini menjadi momentum untuk menguatkan posisi Jember sebagai salah satu sentra kopi, tembakau, dan cerutu di Indonesia,” tegasnya.
Partisipasi pelaku UMKM juga cukup besar. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Banyuwangi, Jember, Lumajang, Surabaya, Sidoarjo, Nganjuk, Madiun, hingga Tulungagung. Bahkan, perwakilan Republik Kopi dari Pondok Puasa juga dijadwalkan ikut serta didalamnya
Untuk mendukung pelaku UMKM, panitia memberikan kemudahan berupa penyediaan sekitar 60 persen stan secara gratis. Sementara itu, stan untuk OPD, BUMN, dan BUMD dikenakan biaya ucap heru
“Panitia memang memberikan perhatian khusus kepada UMKM agar mereka bisa lebih berkembang dan mendapat akses pasar yang lebih luas,” kata Heru.
Tak hanya pameran, sejumlah agenda pendukung juga telah disiapkan. Salah satunya Jember Fun Run 5K yang menargetkan 1.200 sampai 2.500 peserta guna meningkatkan kunjungan masyarakat.
Menariknya, pameran tersebut akan digelar bersamaan dengan Karnaval SCTV di lokasi yang sama, sehingga diharapkan mampu menyedot lebih banyak pengunjung ucapnya
Pada hari terakhir, Minggu 17 Mei 2026, juga akan digelar deklarasi anti-bullying yang melibatkan sekitar 3.200 pelajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah luar biasa (SLB).
“Deklarasi ini bagian dari upaya mengampanyekan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan, sekaligus menarik perhatian nasional,” tambahnya.
Rencananya, pameran akan dibuka langsung oleh Bupati Jember pada 15 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari LSM Laskar Jahanam Jember dan beberapa elemen masyarkat, yang turut membuka peluang bagi UMKM berkualitas untuk mendapatkan stan gratis melalui sistem rekomendasi.
Adapun lokasi pameran akan dipusatkan di area lapangan basket dan futsal Alun-alun Jember. Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti panggung utama, sistem tata suara, serta area pujasera gratis bagi pengunjung tegasnya
Maski









