Banyuwangi, 15 Mei 2026 — Majelis “IWB Bersama Masyarakat Bersholawat” yang digelar Yayasan Al Muhlisin bersama Raudlatul Jannah dipastikan menjadi agenda religi sekaligus momentum moral untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan ini mengusung tema “Banyuwangi Bersih dari Korupsi dan Terbebas dari Kerusakan Lingkungan Hidup”. Majelis akan dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Masjid Al Muhlisin Raudlatul Jannah, Dusun Polean RT 01 RW 5, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi.
Selain dihadiri masyarakat umum dan jamaah pecinta sholawat, panitia juga mengundang sejumlah tokoh dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, Ulama, Organisasi masyarakat, hingga unsur kehutanan dan perkebunan.
Tamu undangan yang dijadwalkan hadir di antaranya Kapolresta Banyuwangi, Dandim 0825 Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, serta Danyonif Raider 515. Dari unsur pemerintahan daerah turut diundang Bupati Banyuwangi, Wakil Bupati, Sekda Banyuwangi, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfo, Kabag Humas dan Kabag Protokol Pemkab Banyuwangi.
Dari kalangan legislatif, sejumlah anggota DPRD Banyuwangi juga mendapat undangan, yaitu Patemo, Rohan, Suwito, Andiko, dan Emi Sofiandi.
Panitia turut mengundang jajaran ADM Perhutani (Barat, Utara, dan Selatan), Maneger Kalitelepak, Kalikempit, serta Kandang Lembu sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan hidup di Banyuwangi.
Sementara itu, dari tokoh agama dan organisasi masyarakat, yang dijadwalkan hadir antara lain Ketua PCNU Banyuwangi, Ketua MUI Banyuwangi, KH Maskur Ali, Ketua Yakuza Meneges Banyuwangi, Ketua Forsuba, hingga Ketua APDESI.
Ketua IWB, Abi Arbain, menegaskan bahwa kegiatan sholawat ini tidak hanya sebagai agenda keagamaan, tetapi juga seruan moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga integritas dan kelestarian alam Banyuwangi.
“Melalui majelis sholawat ini kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat nilai kejujuran, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Banyuwangi harus bersih dari korupsi serta terbebas dari kerusakan lingkungan hidup demi masa depan generasi mendatang,” ujar Abi Arbain.
Abi Arbain menambahkan, sholawat dan doa bersama diharapkan menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan moralitas, transparansi, dan tanggung jawab menjaga alam.
“Sholawat bukan hanya ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan moral untuk membangun Banyuwangi yang damai, bersatu, bersih, dan peduli lingkungan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abi Arbain juga mengundang seluruh insan pers di Tanah Blambangan untuk hadir dan ikut menyukseskan kegiatan.
“Kami mengajak seluruh rekan-rekan media Banyuwangi agar bersama-sama hadir dalam majelis ini. Semoga kegiatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus menyebarkan pesan positif kepada masyarakat luas,” pungkasnya.
Acara direncanakan diisi dengan pembacaan sholawat, doa bersama, tausiyah agama, serta lantunan hadrah untuk menghadirkan suasana religius yang khidmat, penuh kesejukan, dan bermakna bagi seluruh jamaah.
Sp










