Global Investigasi News, Madura, 20 Februari 2026 — Sebanyak 24 jemaah umroh asal Madura yang menjadi korban dugaan penipuan tiket pesawat oleh Haji Hasan akhirnya dapat bernapas lega.
Biaya kepulangan mereka dari Arab Saudi ke Indonesia rencananya secara penuh ditanggung oleh Haji Noval demi memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Sebelumnya, para jemaah sedikit khawatir akibat tiket pesawat pulang-pergi yang telah dibayarkan tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Total dana yang diduga diselewengkan oleh Haji Hasan mencapai Rp 418 juta.

Inzet : Alamat H. Hasan Basri setelah meninggalkan Madura
Haji Noval mengambil langkah cepat dengan membiayai ulang tiket pulang-pergi bagi seluruh jemaah. Ia menyatakan bahwa keselamatan dan kepulangan para jemaah menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting para jemaah bisa pulang dengan aman terlebih dahulu. Soal kerugian materi akan diproses setelah kami kembali ke Indonesia,” ujarnya kepada Awak Media Cetak & Online GLOBAL INVESTIGASI NEWS melalui sambungan telepon WhatsApp
Rencananya, rombongan jemaah akan meninggalkan Arab Saudi pada hari Jumat (20/02) waktu setempat. Kepulangan ini diharapkan mengakhiri kegelisahan keluarga jemaah yang menanti di kampung halaman.
Terkait dugaan penipuan sebesar Rp 418 juta, Haji Noval memastikan persoalan tersebut akan diproses lebih lanjut melalui jalur hukum setelah dirinya berada di Indonesia.
Langkah ini ditempuh agar ada kejelasan tanggung jawab serta kepastian hukum atas kerugian yang dialami para jemaah.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih penyelenggara perjalanan umroh. Transparansi, legalitas, dan rekam jejak penyelenggara menjadi faktor penting guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, keluarga para jemaah di Madura menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian Haji Noval yang telah memastikan anggota keluarga mereka dapat kembali dengan selamat. *** Bersambung
Ali Arief & Tim R
Photo: Ilustrasi











