ACEH SINGKIL – 9 Juni 2026
Sikap kepedulian terhadap keselamatan warga ditunjukkan oleh Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Anggota DPRK Aceh Singkil, Donny Maradona.
Bersama Kepala Desa Teluk Rumbia, Fahrul, Donny menyambangi kediaman Erwin (26), korban serangan buaya di Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, pada Selasa (09/06/26).
Kunjungan ini merupakan respons cepat menyusul insiden menegangkan yang dialami Erwin pada Minggu (7/6/2026) pagi.
Saat itu, Erwin sedang bersiap mengambil air wudhu untuk Shalat Subuh sekitar pukul 05.00 WIB ketika itu tiba-tiba diserang oleh seekor buaya.
Dalam kunjungannya, Donny Maradona menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga tersebut.
Sebagai bentuk dukungan moral dan solidaritas sosial, ia menyerahkan bantuan langsung kepada Erwin.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk memberikan bantuan materiil, tetapi juga untuk memastikan bahwa korban mendapatkan perhatian penuh.
Semoga Erwin segera pulih total dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujar Donny.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Rumbia, Fahrul, melaporkan kondisi terkini korban. Menurutnya, Erwin kini berada dalam keadaan sehat dan stabil setelah menjalani perawatan pascakejadian.
Namun, di balik kabar baik pemulihan korban, Donny menyoroti urgensi penanganan konflik antara manusia dan satwa liar di wilayah tersebut.
Ia mendesak pemerintah, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), untuk segera turun tangan mencari solusi permanen.
Menurut Donny, kemunculan buaya yang semakin sering mengintai aktivitas warga di kawasan pemukiman atau area dekat sungai perlu menjadi perhatian serius semua pihak. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan peringatan bagi kita semua. Pihak terkait perlu duduk bersama merumuskan langkah penanganan yang tepat, baik dari sisi mitigasi maupun edukasi kepada masyarakat. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Donny.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat Teluk Rumbia dan sekitarnya agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan yang berpotensi menjadi habitat buaya, terutama pada waktu-waktu rawan seperti dini hari atau senja.
Dengan adanya kunjungan dan dorongan ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah desa, instansi terkait, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis, meski berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.(*)
Htb











