BANDUNG, JAWA BARAT — Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bandung, H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah menyatukan energi pembangunan untuk mendorong pemerataan serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Kabupaten Bandung.
Menurut Asep, pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada kebijakan dan program pemerintah. Keterlibatan masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
«“Energi masyarakat dan pemerintah daerah harus disatukan. Dengan komunikasi, partisipasi dan kolaborasi yang baik, pembangunan dapat berjalan lebih merata serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Asep.»
Ia menegaskan, arah pembangunan harus tetap berpijak pada kebutuhan masyarakat. Sejumlah sektor strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi produktif, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik hingga peningkatan kesejahteraan, perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
Asep juga menekankan pentingnya peran DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, pengawasan, serta menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat agar kebijakan dan program pembangunan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
«“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki kewenangan dan program, sementara masyarakat memiliki aspirasi, potensi dan energi sosial yang harus diberdayakan,” katanya.»
Menurutnya, kolaborasi antarelemen daerah bukan sekadar konsep, melainkan harus diwujudkan dalam komunikasi dan kerja nyata di lapangan. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
Asep berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan Kabupaten Bandung sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
“Ketika seluruh energi daerah bergerak dalam satu tujuan, pembangunan akan memiliki daya dorong yang lebih kuat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.
Redaksi — Sumber: H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M.















