SINGKIL – 20 Agustus 2026
Alun-Alun Kota Singkil berubah menjadi panggung kebanggaan pada Selasa malam (18/8/2026). Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menggelar Malam Penganugerahan Pendidikan dan Pentas Seni.
Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghargai sumber daya manusia unggul dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus penyerah penghargaan secara langsung.
Ia didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim, Kapolres, Kajari, dan Ketua MPU, serta disaksikan oleh seluruh Kepala SKPK, Camat, Kepala Sekolah, dan insan pendidikan se-Aceh Singkil.
Kehadiran para pemimpin daerah menegaskan bahwa pendidikan dan kebudayaan adalah prioritas utama dalam visi-misi pembangunan Aceh Singkil.
“Apresiasi atas prestasi yang dicapai saat ini merupakan salah satu implementasi dari visi-misi kami dalam memajukan dunia pendidikan.
Ini adalah bukti bahwa investasi pada SDM akan selalu membuahkan hasil,” ujar Bupati Safriadi dalam sambutannya yang penuh semangat.
Malam penganugerahan tahun 2026 mencatat rekor membanggakan dengan total 53 penerima penghargaan yang tersebar dalam empat kategori utama:
- 27 Siswa: Peraih medali bidang sains tingkat nasional.
- 12 Peserta: Peraih penghargaan bidang sains tingkat Provinsi Aceh.
- 10 Peserta: Peraih penghargaan bidang non-sains tingkat Provinsi Aceh.
- 4 Tokoh: Penggiat seni, budaya, desain grafis, dan literasi digital yang telah berkontribusi signifikan bagi identitas daerah.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Syam’un Nst, menyatakan bahwa deretan prestasi ini adalah indikator kuat kemajuan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Ia juga menyoroti pencapaian institusional yang tidak kalah penting.
“Banyaknya prestasi siswa hingga tingkat nasional menjadi sinyal positif kemajuan Aceh Singkil. Tidak hanya di bidang akademik dan budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hari ini juga berhasil meraih peringkat kedua terbaik dalam Pengelolaan Dapodik Sekolah se-Provinsi Aceh,” ungkap Syam’un dengan nada bangga.
Ia menambahkan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada rekan-rekan di dinas, para kepala sekolah, dan dewan guru yang terus berkomitmen memajukan dunia pendidikan meski menghadapi berbagai tantangan.
Melalui momentum penganugerahan dan pentas seni ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap apresiasi yang diberikan dapat menjadi katalisator bagi seluruh tenaga pendidik dan peserta didik.
Acara ini dirancang bukan sebagai titik akhir, melainkan sebagai pelecut semangat untuk terus mengukir prestasi demi mewujudkan Aceh Singkil yang semakin maju, berdaya saing tinggi, dan diakui di tingkat nasional maupun internasional.
Kombinasi antara penghormatan terhadap prestasi akademik dan apresiasi terhadap tokoh budaya mencerminkan pendekatan holistik pembangunan manusia di Aceh Singkil, di mana kecerdasan intelektual dan kekayaan budaya berjalan beriringan menuju masa depan yang gemilang.(*)
Htb















