BANDUNG, JAWA BARAT — Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Bandung terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.

Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Bandung, Firmansyah Lesmana, S.IP., memfasilitasi kolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk PT Sucofindo serta unsur Kejaksaan, dalam menghadirkan sarana air bersih berupa sumur bor bagi masyarakat di wilayah Cangkuang, Kabupaten Bandung.
Peresmian sarana air bersih tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Bandung, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, jajaran Kecamatan Cangkuang, Pemerintah Desa Ciluncat, Apdesi Kabupaten Bandung, pihak PT Sucofindo, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan dan unsur BPD bersama ABPEDNAS Kabupaten Bandung.
Program penyediaan sarana air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan dukungan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR, agar dapat diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat yang bersifat nyata dan berkelanjutan.
Firmansyah mengatakan, pembangunan desa tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pemerintah desa, dunia usaha, lembaga, BPD, organisasi masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan tepat sasaran.
«“Sinergi dan komunikasi lintas sektor harus terus dijaga agar setiap program benar-benar memberikan manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Firmansyah.»
Ia menambahkan, keberadaan sumur bor diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus menjadi contoh bahwa kolaborasi lintas sektor dapat diarahkan pada persoalan yang langsung dirasakan warga.
Pada kesempatan tersebut, unsur DPMD Kabupaten Bandung dan Kecamatan Cangkuang menyampaikan apresiasi terhadap ABPEDNAS Kabupaten Bandung yang telah memfasilitasi kolaborasi dalam pembangunan sarana air bersih tersebut.
Apresiasi itu sekaligus diharapkan menjadi semangat untuk memperluas kerja sama serupa di berbagai wilayah, dengan tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat, transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan manfaat program.
ABPEDNAS Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
— Redaksi —















