Kabupaten Bandung — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung terus mempertegas perannya sebagai jembatan aspirasi masyarakat melalui kegiatan Forum Komunikasi Masyarakat (Forkomas) yang digelar di Kecamatan Majalaya.

Mengusung tema .
“Bandung Lebih Bedas: Ngarawat Lembur, Ngaronjatkeun Jaman,”
forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Camat Majalaya H. Rofiran, S.STP., M.Si., Sekretaris DPRD Kabupaten Bandung H. Yosef Nugraha, unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa, hingga organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan bahwa DPRD memiliki komitmen kuat untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memastikan setiap aspirasi dapat tersalurkan dengan baik.
“Setiap aspirasi masyarakat adalah fondasi penting dalam pembangunan.
DPRD berkomitmen untuk mendengar, menampung, dan memperjuangkannya agar menjadi kebijakan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa wilayah Majalaya memiliki tujuh anggota DPRD Kabupaten Bandung, yang menjadi kekuatan strategis dalam mengawal pembangunan agar lebih merata dan berkeadilan.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, DPRD Kabupaten Bandung turut memberikan perhatian serius terhadap perlindungan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Melalui edukasi dan sosialisasi, seluruh elemen masyarakat diajak berperan aktif menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
“Generasi muda adalah aset masa depan daerah.Menjaga dan membina mereka merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Melalui Forkomas, DPRD berharap terbangun komunikasi yang semakin terbuka, transparan, dan konstruktif antara pemerintah dan masyarakat.
Sinergi yang kuat diyakini mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Forum ini pun diharapkan menjadi wadah efektif untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Majalaya yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Menutup sambutannya, Hj. Renie Rahayu Fauzi mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan.
“Salam sehat, salam BEDAS, dan jangan lupa tetap bersyukur,” tutupnya.









