Mesuji– Komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang merata hingga ke pelosok terus ditunjukkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji melalui program Fokus Sapa Rumah (FSR). Pada Sabtu, 18 April 2026, program ini kembali dilaksanakan di Desa Panggung Rejo, Kecamatan Rawajitu Utara, dengan menyasar langsung warga belajar di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijangkau tanpa terkecuali. Melalui pendekatan langsung dari rumah ke rumah, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh akses pendidikan.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji, Fittrya Sari, S.Si., MM, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi momen penting sekaligus istimewa bagi warga belajar, karena tidak hanya membawa program, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kepedulian secara nyata.
Dalam setiap kunjungan, Fittrya Sari berdialog hangat dengan warga belajar dan keluarga mereka. Ia mendengarkan berbagai cerita yang menggambarkan kondisi riil di lapangan, mulai dari kendala akses, keterbatasan sarana, hingga semangat dan cita-cita yang tetap tumbuh di tengah berbagai keterbatasan. Interaksi ini mencerminkan pendekatan humanis dalam pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya tentang ruang kelas atau angka-angka capaian, tetapi tentang bagaimana kita hadir dan memberikan semangat kepada mereka yang sedang berjuang,” menjadi pesan yang terus digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Program FSR sendiri dirancang sebagai strategi untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada masyarakat, terutama di wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri. Dengan menyambangi langsung warga belajar, pemerintah dapat memperoleh gambaran utuh terkait kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi, sehingga kebijakan yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat. Kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah warga dinilai mampu menumbuhkan rasa percaya sekaligus motivasi bagi warga belajar untuk terus melanjutkan pendidikan mereka.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Di setiap rumah yang dikunjungi, terlihat antusiasme warga dalam menyambut rombongan. Tidak sedikit warga yang menyampaikan harapan agar program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah lainnya.
Melalui program ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh eksklusif dan terbatas pada ruang formal semata. Pendidikan harus inklusif, adaptif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil.
Diharapkan, kehadiran program Fokus Sapa Rumah dapat menjadi pemantik semangat baru bagi warga belajar di Kabupaten Mesuji. Setiap langkah kecil dalam proses belajar diyakini sebagai bagian penting dari investasi jangka panjang menuju masa depan yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Mesuji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mewujudkan generasi yang unggul dan berdaya saing.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Mesuji optimistis dapat terus bergerak menuju daerah yang lebih maju, berdaya, dan berpendidikan, tanpa meninggalkan satu pun warganya.(Suryadi)









