BANDUNG, JAWA BARAT — Kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kelembagaan, tetapi juga melalui kehadiran langsung ketika warga membutuhkan perhatian dan dukungan.
Hal tersebut ditunjukkan Herna Nur Aidah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, dengan mendampingi salah seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Rancakasumba yang sedang menjalani perawatan karena sakit.
Pendampingan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus apresiasi terhadap keberadaan Linmas yang selama ini turut berperan dalam membantu menjaga ketenteraman, ketertiban, serta mendukung berbagai kegiatan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Bagi Herna, hubungan antara lembaga desa dan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi, kepedulian, serta semangat gotong royong. Kehadiran secara langsung di tengah warga menjadi salah satu cara untuk memperkuat rasa kebersamaan tersebut.
“Kita berharap beliau segera diberikan kesembuhan. Kepedulian seperti ini penting untuk terus dijaga karena kehidupan masyarakat desa dibangun dari kebersamaan dan saling membantu,” ujar Herna.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan edukatif bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat. Tidak harus selalu dalam bentuk bantuan materi, perhatian, pendampingan, dan dukungan moral juga memiliki arti penting bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sakit.
Herna berharap semangat kebersamaan antara masyarakat, BPD, pemerintah desa, dan unsur kemasyarakatan lainnya di Desa Rancakasumba dapat terus diperkuat.
Dengan demikian, keberadaan lembaga desa tidak hanya berfungsi dalam aspek kelembagaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kepedulian sosial yang semakin dekat dengan masyarakat.
REDAKSI.”















