Sulsel
Barruglobalinvestigasinews.my.id.
Menghadapi tantangan musim kemarau yang berdampak langsung pada penurunan debit air baku, Pemerintah Kabupaten Barru tidak tinggal diam.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan pentingnya tindakan cepat dan terukur demi memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
”Kondisi air baku di Barru saat ini membutuhkan langkah cepat untuk mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air akibat kemarau,” ujar Andi Ina, (23/9/2026).
Upaya penanggulangan ini dijalankan secara sinergis antara Pemerintah Kabupaten Barru melalui PDAM Tirta Waesai serta Dinas PUTRPerkim.
Berbagai langkah teknis masif dikerahkan di sekitar kawasan Intake Marolli, termasuk pengerahan alat berat guna membuka sejumlah kantong air demi menemukan dan memaksimalkan sumber-sumber air yang masih potensial dimanfaatkan.
Dari uji coba dan intervensi teknis yang dilakukan, membuahkan hasil positif di mana sejumlah titik sumber air baru mulai terlihat dan dinilai mampu mendukung kebutuhan pasokan air baku.
”Alhamdulillah, setelah dilakukan pembukaan beberapa kantong air, mulai terlihat sumber air yang dapat dimanfaatkan. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan untuk memaksimalkan ketersediaan air yang ada,” jelas Andi Ina dengan penuh syukur.
Lebih lanjut, Bupati Barru menekankan bahwa perhatian serius pemerintah tidak hanya difokuskan pada kebutuhan rumah tangga warga secara umum, melainkan juga keberlangsungan fasilitas pelayanan publik yang sangat bergantung pada suplai air bersih secara kontinu dan mendesak.
”Yang menjadi perhatian serius adalah bagaimana pelayanan publik tetap berjalan, terutama rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas pelayanan publik lainnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang sifatnya mendesak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran PDAM Tirta Waesai, Dinas PUTRPerkim, serta seluruh pihak yang bahu-membahu bekerja di lapangan.
Proses penanganan dan pengamanan teknis ini turut mendapat pengawalan langsung dari unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan kelancaran di lokasi.
Menutup penjelasannya, Bupati Barru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berikhtiar secara maksimal serta memperbanyak doa agar musim kemarau ini segera berlalu dan kondisi kembali normal.
”Kita terus berikhtiar dari sisi teknis semaksimal mungkin. Selebihnya, kita terus berdoa. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan bermanfaat, agar sumber-sumber air kita kembali terisi dan pelayanan air kepada masyarakat dapat berjalan normal kembali,” pungkasnya.
(Jumardin/ Humas IKP).















