Sarolangun, 5 Juni 2026 – Konflik lahan antara sejumlah warga dengan PT WN di wilayah Jati Baru, Kecamatan Mandiangin Timur, Kabupaten Sarolangun, hingga kini dilaporkan masih belum menemukan titik penyelesaian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang humas PT WN yang disebut bernama May bersama rekannya mendatangi kediaman James Sinaga dan Riyadi, yang mengaku sebagai pemilik lahan yang masih bersengketa dengan perusahaan tersebut. Pertemuan itu disebut berlangsung pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurut keterangan yang disampaikan James Sinaga dan Riyadi, kedatangan perwakilan perusahaan bertujuan untuk menawarkan pola kemitraan terkait lahan yang menjadi objek konflik.
“Perusahaan menawarkan agar lahan tersebut dapat dimitrakan dengan PT WN,” ujar salah satu pemilik lahan saat memberikan keterangan.
Namun, tawaran tersebut dikabarkan belum dapat diterima oleh kedua pemilik lahan. Mereka menyatakan masih mempertahankan sikap dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog yang melibatkan seluruh pihak terkait.
Dalam kesempatan itu, James Sinaga dan Riyadi juga mengaku telah meminta pendampingan kepada awak media dari Global Investigasi News, termasuk Kepala Biro Batang Hari, Syam Sobur, untuk membantu memfasilitasi penyelesaian konflik secara damai dan terbuka.
Setelah berlangsung diskusi yang cukup panjang, pertemuan antara perwakilan perusahaan dan pemilik lahan disebut belum menghasilkan kesepakatan.
Usai pertemuan tersebut, May bersama beberapa rekannya kemudian mendatangi kediaman Syam Sobur yang berada di wilayah Johor Ujung Aspal sekitar pukul 18.30 WIB untuk meminta masukan dan penjelasan terkait upaya penyelesaian konflik lahan tersebut.
Menurut Syam Sobur, dirinya menyarankan agar pihak perusahaan mengatur pertemuan resmi yang melibatkan manajemen perusahaan dan pihak-pihak yang bersengketa guna mencari solusi terbaik.
“Saya meminta agar dijadwalkan pertemuan dengan manajer perusahaan sehingga persoalan ini dapat dibahas bersama dan dicari jalan keluar yang baik bagi semua pihak,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT WN terkait hasil pertemuan maupun langkah lanjutan yang akan ditempuh dalam penyelesaian konflik lahan tersebut.
Masyarakat berharap sengketa yang berlangsung dapat diselesaikan melalui musyawarah dan dialog yang konstruktif sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di kemudian hari.
(Tim Global Investigasi News)
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan pihak-pihak yang terlibat. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari manajemen PT WN guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.











