Global Investigasi News – Mandailing Natal, Batahan 19 April 2026, Diduga PT. BKN telah menarik uang untuk perbaikan jembatan langgune,hal ini disampaikan langsung oleh salah seorang sopir dari expedisi pengangkut bahan material besi pancang untuk jembatan aek Batahan yang berada di kecamatan Batahan kabupaten Mandailing Natal
Menurut nya (sopir) mereka sudah mengucurkan Dana sebesar Rp 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) untuk perbaikan jembatan tersebut, dana sebesar itu diserahkan kepada pihak kontraktor selaku pelaksana proyek jembatan aek Batahan
Kepada awak media ini dia mengaku “inilah mobil yang viral di youtube itu bg (yang kebetulan mobil jenis fuso sedang berhenti menunggu alat excavator untuk membongkar pancang baja) yang jelas nya perusahaan kami sudah habis 200 juta untuk perbaikan jembatan ini.itu saya ketahui informasi dari perusahaan saya kerja” Tutupnya
Untuk menindak lanjuti pernyataan dari sopir expedisi tersebut awak media ini langsung menelusuri kebenarannya dan mencoba mengkonfirmasi pihak BKN yang mengaku sebagai pa pam (kepala pengamanan) dengan inisial DG “sejauh ini sepengetahuan saya kami dari pihak perusahaan tidak ada menerima uang untuk perbaikan jembatan tersebut apalagi dengan biaya yang disebut kan itu” Tutupnya dan kemudian memanggil saudara eg selaku pengawas lapangan
Eg ” Mana ada bg, jangan dia cuma ngomong aja, kami tidak ada Terima ” Lalu pergi melanjutkan pekerjaan nya
Lanjut menurut keterangan saudara DG pada pemberitaan sebelum nya menurut dia perihal patahnya jembatan tersebut sudah dilaporkan ke dinas PU Sumatra Utara, dan akan dianggarkan untuk pembangunan jembatan Baru
Anehnya apakah memang patahnya jembatan tersebut masuk dalam kerugian negara dan harus diperbaiki oleh negara atau pemda dalam hal ini pemerintah provinsi Sumatra Utara??
(Saepul)









