KAPUAS – Global InvestigasiNews Pemerintah Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus memperkuat sinergi bersama 11 pemerintah desa dan 1 kelurahan dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, mendorong pemerataan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Komitmen tersebut disampaikan Camat Kapuas Barat, Ir. Muhammad Rizafahlevi, saat diwawancarai awak media Global InvestigasiNews di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026).
Menurut Rizafahlevi, koordinasi dengan seluruh kepala desa dilakukan secara rutin agar setiap program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
“Alhamdulillah, dari 11 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Kapuas Barat, hampir seluruhnya telah memperoleh kegiatan sesuai usulan yang disampaikan. Program yang dijalankan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah kecamatan berperan sebagai koordinator yang memastikan seluruh desa menjalankan program percepatan penurunan stunting secara optimal. Salah satunya melalui pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung pelayanan Posyandu, pemberian makanan tambahan bagi balita, peningkatan gizi ibu hamil, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kepada keluarga.
“Peran kami di kecamatan adalah melakukan monitoring, koordinasi, dan mendorong pemerintah desa agar memanfaatkan Dana Desa untuk mendukung kegiatan Posyandu dan program kesehatan masyarakat. Kami ingin seluruh desa memiliki komitmen yang sama dalam menurunkan angka stunting,” jelasnya.
Rizafahlevi menegaskan, keberhasilan menekan angka stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para orang tua.
Ia menilai edukasi mengenai pola asuh yang baik, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang, sanitasi lingkungan yang sehat, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah strategis untuk mencegah munculnya kasus stunting baru.
Selain fokus pada kesehatan, Pemerintah Kecamatan Kapuas Barat juga terus mendorong pemerataan pembangunan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah desa, sehingga setiap usulan prioritas masyarakat dapat diakomodasi sesuai kebutuhan dan potensi wilayah.
Koordinasi lintas sektor bersama Puskesmas dan instansi terkait juga terus diperkuat guna memastikan seluruh program pembangunan dan pelayanan kesehatan berjalan secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Kecamatan Kapuas Barat optimistis mampu mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan pembangunan yang merata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayahnya.
Upaya tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berkualitas menuju Indonesia Emas.(Romi)










