KALIANDA | LAMPUNG SELATAN
Kejadian nahas kembali terjadi di lingkungan rumah sakit! Kali ini, seorang warga bernama HAIYANI (49 Tahun) warga Dusun Urip Kembar, Desa Kuripan, Kecamatan Penengahan harus menelan pil pahit saat mengantar anaknya berobat ke RSUD dr. H. Bob Bazar Kalianda.
Berdasarkan tanda bukti laporan polisi nomor: TBL / B1 – 115 / 1 / 2026 / RES LAMSEL / SEK KALIANDA, kejadian bermula pada hari Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 05.30 WIB.
Kami memegang bukti nyata berupa tiket parkir resmi yang dikeluarkan oleh:
RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM
Penanggung Jawab: PT AGUNG BERKAH GROUP
Ini membuktikan bahwa korban SUDAH MEMBAYAR DAN MENITIPKAN KENDARAAN SECARA RESMI di area yang dikelola oleh pihak tersebut.
Pelapor memarkirkan kendaraannya berupa Sepeda Motor Honda Beat Tahun 2025 dengan nomor polisi BE 2902 DDE.
Setelah memarkirkan dan mengunci motor dengan benar, pelapor masuk ke dalam IGD RSUD untuk mendampingi anaknya yang sakit.
Namun, saat kembali ke tempat parkir sekitar pukul 14.30 WIB, motor yang diparkir rapi itu SUDAH TIDAK ADA DI TEMPATNYA!
Akibat peristiwa pencurian ini, pelapor mengalami kerugian material yang nilainya mencapai Rp 19.440.000,- (Sembilan belas juta empat ratus empat puluh ribu rupiah).
Tindakan Cepat Korban:
Setelah motor dinyatakan hilang, Ibu Haiyani segera membuat laporan resmi ke Kepolisian.
- Total klaim diterima sebesar Rp 17.000.000,-
- Uang tersebut digunakan untuk melunasi hutang motor, sehingga sisa yang diterima Ibu adalah Rp 3.000.000,-
- Masalah dengan pihak leasing/asuransi SUDAH LUNAS DAN SELESAI.
- Pihak rumah sakit dan pengelola HANYA MENJANJIKAN BERKALI-KALI, TAPI TIDAK ADA REALISASI.
- Jika ditelepon atau di-WA sering TIDAK DIANGKAT / TIDAK DIBALAS.
- Jika didatangi langsung, jawabannya hanya: “SABAR LAGI, NANTI ADA KABAR”.
- Sudah berjalan lama dari Januari hingga sekarang, tapi MASIH BELUM ADA KEPUTUSAN DAN UANG PERTANGGUNGAN TIDAK KUNJUNG DI BETIKAN.
Kami selaku media telah berusaha menghubungi pihak pengelola parkiran RSUD Bob Bazar Kalianda untuk meminta konfirmasi dan keterangan resmi.
Namun kenyataannya:
TELEPON TIDAK PERNAH DIANGKAT!
WHATSAPP CHAT PUN TIDAK DIBALAS!
Hal ini berlangsung hingga berita ini kami terbitkan. Sungguh pelayanan yang sangat memalukan dan tidak bertanggung jawab!
Menanggapi keluhan warganya yang sulit mendapatkan keadilan, Bapak SUHAT SYAH, selaku Kepala Desa Kuripan yang juga menjabat sebagai Ketua ABDESI Kecamatan Penengahan, dengan nada geram menyampaikan protes keras.
“Ini bah, orangnya susah banget dihubungi! Makanya kita naikin beritanya biar cepat booming, biar malu, pasti uang itu keluar! Masih punya malu nggak sih rumah sakit nih?” ujarnya membuka pembicaraan.
“Dirinya juga menjelaskan, Ini kan warga kecil kita-Kita enggak mau aneh-aneh, kita cuma minta pertanggungjawaban pengelola parkir.
Kan setiap masuk parkir itu warga bayar! Masa pas barang hilang, tanggung jawabnya hilang juga?
Kita berharap pihak rumah sakit sadar, yang masuk berobat situ enggak semua orang mampu. Jangan hanya memikirkan uang parkir doang, lihat juga keadaan pasiennya.
Kalau ada musibah kehilangan, segera ditindaklanjuti, segera diganti kerugiannya! Itu kan hak mereka, mereka sudah bayar, kenapa harus diperlakukan seperti ini?”
Dengan tegas Pak Kades Suhat Syah memberikan ultimatum:
“KALAU BELUM DIBAYAR KERUGIAN WARGA KAMI, KAMI TIDAK AKAN TINGGAL DIAM! KAMI SEBAGAI KEPALA DESA AKAN MEMPERTANYAKAN INI SECARA TUNTAS!”
Ini sangat memalukan! Warga datang berobat mencari kesembuhan, tapi justru pulang membawa kerugian dan kekecewaan.
Bukti sudah lengkap, KTP ada, tiket ada, laporan polisi ada! PT AGUNG BERKAH GROUP & PIHAK RSUD BOB BAZAR, TEPATILAH JANJI DAN BAYARLAH HAK WARGA SEKARANG JUGA! JANGAN MAIN-MAIN!
(Didi)









