KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Kecamatan Ibun menggelar acara pisah sambut Camat Ibun sebagai bagian dari proses rotasi kepemimpinan sekaligus momentum memperkuat sinergitas lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, jabatan Camat Ibun yang sebelumnya diemban oleh Agus Rustandi secara resmi diserahterimakan kepada Pipin Zaenal Arifin, S.IP., M.Si. Acara berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada Jumat (6/3/2026), dengan suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat makna kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan daerah.Turut hadir Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Bandung Teti Surhayati, Camat Solokan Jeruk Rahmatullah Mukti Prabowo, jajaran kepala desa dari Kecamatan Solokan Jeruk, unsur Forkopimcam Ibun, serta para kepala desa se Kecamatan Ibun.
Kehadiran jajaran dari Kecamatan Solokan Jeruk menambah kesan emosional dalam acara tersebut. Pasalnya, sebelum dipercaya memimpin Kecamatan Ibun, Pipin Zaenal Arifin sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Camat (Sekcam) Solokan Jeruk dan juga pernah mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Solokan Jeruk.
Dalam sambutannya, Agus Rustandi yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Ibun menyampaikan ucapan pamit sekaligus pesan dan kesan selama memimpin wilayah tersebut.
Ia mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh jajaran aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan warga yang selama ini telah memberikan dukungan dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kecamatan Ibun.
“Kurang lebih tiga setengah tahun saya menjalankan amanah di Kecamatan Ibun. Banyak pengalaman, tantangan, sekaligus kebersamaan yang sangat berharga.
Saya berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan agar ke depan pembangunan di Ibun semakin baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah isu strategis di wilayah Ibun, salah satunya terkait pengelolaan sampah serta penguatan gerakan kebersihan lingkungan melalui program bebersih Sabtu yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Menurutnya, Kecamatan Ibun memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan dua wilayah administratif, yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.
Kondisi tersebut menjadikan Ibun sebagai “etalase wilayah” yang memerlukan kolaborasi lintas daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, visi dan misi pembangunan Kabupaten Bandung tentu dapat direalisasikan dengan baik hingga tingkat kecamatan,” katanya.
Sementara itu, Camat Ibun yang baru Pipin Zaenal Arifin dalam sambutannya mengajak seluruh pemangku kepentingan di wilayah Ibun untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi lintas sektor.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh pemerintah kecamatan semata, melainkan memerlukan dukungan dari seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, Forkopimcam, hingga masyarakat.
“Saya mengajak seluruh stakeholder, Forkopimcam, serta pemerintah desa di Kecamatan Ibun untuk bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam mengemban amanah ini demi kemajuan wilayah,” ujar Pipin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Agus Rustandi yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga keberlangsungan berbagai program pembangunan selama menjabat sebagai Plt Camat Ibun.
Menurutnya, berbagai program yang telah berjalan dengan baik akan menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pembangunan yang lebih optimal ke depan.
“Momentum silaturahmi dalam pisah sambut ini menjadi ruang komunikasi yang sangat penting untuk memperkuat kebersamaan. Dengan sinergi yang solid, kita dapat bersama-sama mendukung program pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” pungkasnya.
Acara pisah sambut tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Momentum ini sekaligus menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan serta komitmen bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam membangun Kecamatan Ibun yang lebih maju, kolaboratif, dan berkelanjutan.Tutup Camat Pipin.”











