Muara Enim, 2026 — Pemerintah Desa Karang Mulya melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun anggaran 2026 dengan lancar. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor kepala desa setempat, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.

Penyaluran BLT ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang masih terdampak kondisi ekonomi hingga saat ini.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Karang Mulya Hasni, S.Pd., Bhabinkamtibmas Indra, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Koramil 404/08 yang diwakili Kapten Narko, Camat Lubai Ulu Taufik Azrulah, S.Sos., serta perwakilan PMD Lubai Ulu, Erfan.
Acara diawali dengan sambutan dari sejumlah tokoh yang hadir. Dalam penyampaiannya, Kepala Desa Hasni, S.Pd. menjelaskan bahwa BLT Dana Desa diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan.
Ia juga menegaskan agar bantuan tersebut digunakan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, seperti bahan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan penting lainnya.
“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan utama keluarga, bukan untuk hal-hal yang bersifat keinginan,” ujar Hasni.
Sementara itu, perwakilan Koramil, Kapten Narko, menyampaikan bahwa program BLT merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dalam rangka membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Ia memastikan bahwa bantuan telah disalurkan kepada warga yang berhak sesuai data yang ada.
Kapten Narko juga mengimbau agar dana bantuan diprioritaskan untuk kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga, seperti membeli beras, gula, susu, vitamin, dan sayur-mayur.
Proses penyaluran berlangsung tertib, transparan, dan penuh tanggung jawab. Pemerintah desa memastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur guna menjamin bantuan tepat sasaran.
Pemerintah Desa Karang Mulya berharap program BLT Dana Desa ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meringankan beban ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya bagi keluarga prasejahtera. (G.O)










