REMBANG|| Global InvestigasiNews.Com. Dalam rangka meningkatkan akses Pelayanan kesehatan agar lebih dekat bagi warga Rembang di wilayah bagian timur, maka Bupati Rembang Harno menyiapkan Rumah Sakit Rembang Timur.
Bupati Harno meninjau puskesmas Kragan II untuk dikembangkan menjadi rumah sakit tipe D, Kabupaten Rembang untuk terus memperkuat pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah timur kabupaten. Dan Bupati Rembang, Harno resmi menetapkan Puskesmas Kragan II untuk ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Rembang Timur guna mendekatkan akses pelayanan medis bagi warga. Keputusan tersebut disampaikan langsung saat Bupati Harno meninjau kesiapan infrastruktur Puskesmas Kragan II pada Rabu (8/5/2026). Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. “Setelah kami tinjau dan kaji secara mendalam, Puskesmas Kragan II memiliki posisi yang sangat strategis dan Lahan yang tersedia juga masih sangat luas dan memenuhi syarat regulasi untuk dikembangkan menjadi rumah sakit tipe D,” ujar Harno.
Selama ini, masyarakat di kawasan Kragan, Sarang, dan wilayah timur lainnya harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju pusat kota untuk memperoleh layanan rumah sakit. Kondisi tersebut dinilai menjadi kendala, terutama saat warga membutuhkan penanganan medis darurat. Karena itu, Pemkab Rembang memandang keberadaan Rumah Sakit Rembang Timur sebagai kebutuhan mendesak demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Bupati Harno juga menegaskan bahwa proses administrasi pembangunan rumah sakit mulai disiapkan tahun ini. Ia juga meminta jajaran Dinas Kesehatan dan pihak terkait segera menyusun tahapan penganggaran agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target. “Mulai hari ini, saya perbolehkan jajaran terkait untuk menyusun administrasi. Target kami, proses penganggaran awal akan dimasukkan dalam perubahan APBD 2026 agar langkah-langkah fisik bisa segera menyusul,” imbuhnya.
Sesuai rencana pemerintah daerah akan merehabilitasi total serta penyesuaian standar fasilitas kesehatan yang akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2027. Adapun operasional penuh rumah sakit ditargetkan dapat dimulai pada awal tahun 2028. Selain pembangunan fisik, Pemkab Rembang juga akan menyiapkan kebutuhan tenaga medis spesialis serta perlengkapan alat kesehatan modern agar pelayanan yang diberikan semakin optimal. Transformasi Puskesmas Kragan II menjadi rumah sakit pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran rumah sakit di wilayah timur diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan warga sekaligus mempercepat penanganan pasien. “Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan layanan medis berkualitas hanya karena terkendala jarak. Ini adalah komitmen kami untuk Rembang yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya ( Istanta GIN Rembang ).










