Jambi, 30/02/2026 Globalinvestigasinews.com
Masyarakat resah, kejadian kejadian sebelumnya tidak menyurutkan Nyali para pelaku tambang ilegal, beberapa kali terjadi kebakaran yang menghanguskan perkebunan warga sekitar, adanya korban jiwa, adanya razia sampai penangkapan para pelaku tambang bahkan hukuman berat dan denda milyaran rupiah tidak menyiutkan nyali untuk tetap ” menghisap ” perut bumi berupa cairan hitam minyakentah yang berjumlah ribuan barel dalam satu hari yang di olah menjadi minyak.
Hasil investigasi terbaru dari Tim media online Global Investigasi News, bahwa peredaran rupiah dalam satu malam mencapai milyaran, dalam kurun waktu satu tahun ini ada penangkapan oleh Aparat Gabungan Polda Jambi yang berhasil menangkap salah seorang pelaku tambang berinisial “SN” yang Divonis dengan jumlah jari tangan dengan barang bukti Narkoba berjenis Sabu, Pil ekstasi,
kepemilikan Senjata Api dan penguasaan sumur minyak yang di olah tanpa izin alias ilegal Driling, namun menurut informasi yang di percaya saat ini ” SN ” melenggang bebas dan masih bermain ” di dalam ” kawasan Tambang ILLEGAL, ” dia bebas dan masih main tambang,dan masih punya Sumur minyak, menurut informasi Dia bebas bersyarat atau tahanan luar gitu, jelas TF tokoh pemuda setempat pada 25/04/2026.
Hal ini menambah catatan panjang sejak beroperasinya ilegal Driling di Desa Bungku semenjak 6 tahun silam, dengan permasalahan yang multi komplek yang harus segera di pecahkan dan harus ada regulasi dari pemerintah serta adanya solusi agar tidak hanya segelintir orang serakah yang menikmati tapi Alam dan penghuninya yang harus di jaga untuk kemaslahatan umat dengan menjunjung tinggi azaz manfaat demi keberlangsungan hajat hidup orang banyak.
Peredaran uang dengan nilai milyaran memang sangat menggiurkan, tanpa bayar pajak dan retribusi hasil tambang semakin memperkaya orang orang serakah, sehingga hal hal yang melanggar hukum dan norma adat di rampas dengan mengesampingkan hajat hidup orang banyak.
Sampai berita ini di turunkan, keterangan resmi dari pihak terkait belum terdengar, Kapan ???!
WaallohuA’lam..
( Bersambung)
- Tim Investigasi Globalinews Jambi









