global investigasi news Lampung timur,
Menurut keterangan tokoh masyarakat desa rantau jaya udik ll saat reporter global investigasi news berkunjung kedesa yang di maksud dari beberapa keterangan bahwa kepala desa rantau jaya udik ll di duga mengunakan dana desa senilai enam puluh juta sampai delapan puluh juta(60 sd80) dengan alasan di pinjam dari ketua BUMDES / ketahanan pangan inisial (yp) ujar nya lebih lanjut reporter global investigasi news mencaba mendatangi kediaman ketua BUMDES/ ketahanan pa Ngan( yp,) selalu tidak di rumah besar kemungkinan menghindar untuk di minta keterangan ,bahkan di hubungi melalui telpon seluler selalu aktif namun Engan d angkat di kirim pesan tidak mau di balas ,hingga sampai berita ini terbit tidak ada keterangan yang jelas ,di tempat yang sama reporter global investigasi news , mencoba langsung minta keterangan terhadap kepala desa rantau jaya udik ll agar IMPORMASI yang di sampaikan tokoh masyarakat inisial ( ml dan inisial st) apa kah benar ada nya ,namun sangat di sayangkan , reporter global investigasi news sudah berulang kali, pagi ,siang , bahkan malam, kepala desa rantau jaya udik ll selalu tidak di rumah ,sampai berita ini turun belum juga ketemu atau menemukan keterangan yang lebih jelas, bahkan kebetulan beberapa hari lalu kediaman / rumah kepala desa saat terbuka pintu rumah nya mencoba mampir ketemu istri kepala desa bersama ibu ibu PKK , akan mempersiapkan adminitrasi kantor desa untuk menjelang loba desa tegas istri kepala desa dan ibu ibu PKK yang sedang persiapkan acara loba desa, namun aneh nya di desa ada kegiatan loba desa seorang kepala desa selalu tidak ada di tempat ,reporter global investigasi news, Hairul ali









