KENDAL– GLobalnnestigasi Ginews., Investasi sektor industri di Kabupaten Kendal kembali bertambah. PT Maxindo Karya Anugrah Tbk resmi melakukan grand opening pabrik barunya di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kamis (9/7/2026). Kehadiran pabrik makanan ringan berbahan baku umbi-umbian tropis itu diharapkan mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM di Kendal.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi atas investasi yang dilakukan PT Maxindo Karya Anugrah Tbk. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang menanamkan modalnya di daerah tersebut.
“Kami menyambut baik PT Maxindo Karya Anugrah yang telah berinvestasi di Kabupaten Kendal. Pemerintah daerah mendukung dan berkomitmen memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan yang akan berinvestasi di Kabupaten Kendal,” kata Hj, Dyah Kartika Permanasari S.E .M.M,
Ia mengatakan, sejak peletakan batu pertama pada Mei 2024, pembangunan pabrik berjalan sesuai rencana hingga akhirnya dapat diresmikan. Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut menjadi semangat baru bagi masyarakat karena akan menciptakan banyak peluang kerja.
“Di balik setiap mesin dan lini produksi akan ada pekerja lokal yang tumbuh bersama perusahaan. Investasi terbaik bukan hanya tentang modal dan teknologi, tetapi juga nilai kepercayaan dan kemanusiaan. Di Kendal kami ingin memastikan setiap investasi tumbuh dengan nilai-nilai tersebut,” ujarnya.
Bupati menilai pendirian pabrik di wilayah Kaliwungu merupakan langkah yang tepat karena kawasan tersebut memiliki posisi strategis serta didukung infrastruktur dan fasilitas yang terintegrasi di Kawasan Industri Kendal.
PT Maxindo Karya Anugrah Tbk merupakan produsen makanan ringan premium berbahan dasar singkong, ubi merah, ubi ungu, dan talas. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 800 ton per bulan dengan memanfaatkan hasil pertanian Indonesia sebagai bahan baku utama.
“Keberadaan perusahaan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian petani dan UMKM masyarakat Kendal,” tutur Mbak Tika.,
PT Maxindo Karya Anugrah pertama kali berdiri di Indonesia pada 1977 sebagai industri rumahan di Bogor, Jawa Barat. Kini perusahaan berkembang menjadi salah satu produsen makanan ringan sehat berorientasi ekspor yang telah memasarkan produknya ke lebih dari 27 negara. Pabrik di Kendal akan difokuskan untuk memperkuat pasar domestik tanpa mengurangi pasar ekspor yang sudah berjalan.
Perwakilan PT Maxindo Karya Anugrah Tbk, Garrett Suryowijoyo Kartono, mengatakan pembangunan pabrik di KIK merupakan bagian dari pengembangan usaha setelah sebelumnya perusahaan memiliki dua pabrik di Bogor.
“Kami berharap dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah, baik dalam penyediaan bahan baku maupun tenaga kerja. Pada tahap awal kami memperkirakan dapat menyerap sekitar 300 tenaga kerja dan memperkuat daya saing perusahaan untuk memenuhi pasar dalam maupun luar negeri,” kata Garrett.
Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan bahan baku perusahaan yang di Kendal mencapai sekitar 100 ton per hari yang dipasok distributor dan petani dari berbagai daerah di Jawa Tengah, termasuk kawasan Kaliwungu dan Boja. Karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan pasokan dari petani lokal Kendal.
“Tadi secara simbolis kami juga menyerahkan bibit tanaman unggul kepada petani Kendal. Harapannya, melalui kerja sama dengan BRIN, petani sekitar ke depan mampu memenuhi seluruh kebutuhan bahan baku perusahaan sehingga biaya distribusi menjadi lebih efisien,” jelasnya.
Selain memberikan bibit unggul, PT Maxindo Karya Anugrah Tbk juga menyiapkan tim khusus untuk melakukan pendampingan kepada petani. Pembinaan tersebut meliputi teknik budidaya, pengelolaan tanaman, hingga pendampingan informasi pertanian agar produktivitas meningkat.
“Melalui pendampingan ini kami berharap petani memperoleh hasil panen yang lebih tinggi, kualitas yang lebih baik, serta risiko gagal panen yang semakin kecil. Kami ingin perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh bersama secara berkelanjutan,” pungkas Garrett.
Salah satu pengusaha asal Kabupaten Kendal, Agus Siswanto atau yang akrab disapa Agus Pajero, yang turut hadir di acara tersebut menyambut baik diresmikannya pabrik PT Maxindo Karya Anugrah Tbk di Kawasan Industri Kendal (KIK). Menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut menjadi bukti bahwa Kendal semakin dipercaya sebagai tujuan investasi dan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penyerapan tenaga kerja serta pemanfaatan hasil pertanian lokal sebagai bahan baku produksi.
“Selamat atas grand opening PT Maxindo Karya Anugrah Tbk di Kawasan Industri Kendal. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Kendal. Semoga perusahaan ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas, mulai dari membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani melalui penyerapan singkong, ubi, talas, dan komoditas lokal lainnya, hingga mendorong kemajuan UMKM di Kabupaten Kendal,” kata Agus Pajero.
Agus berharap sinergi antara PT Maxindo Karya Anugrah Tbk, pemerintah daerah, petani, dan pelaku UMKM dapat terus terjalin dengan baik sehingga manfaat investasi dapat dirasakan secara berkelanjutan. “Semoga investasi ini menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kendal. Jika perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dapat tumbuh bersama, saya optimistis Kendal akan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Pengusaha Kabupaten Kendal Agus Siswanto (Agus Pajero)/baju batik kanan bersama Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari S.E .,M.M menghadiri grand opening PT Maxindo Karya Anugrah Tbk di Kawasan Industri Kendal (KIK)
Agus Siswanto/Agus Pajero bersama pimpinan Perusahaan PT Maxindo Karya Anugrah TBK










