Aceh Singkil- 27 Februari 2026
Globalinvestigasinews
Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil (GANAS) meminta pihak DPRK dan Bupati Aceh singkil Tabayyun sebagai langkah untuk mencari solusi agar pengesahan APBK 2026 dapat segera.
Tabayyun sebagai langkah cerdas dan tepat Mencegah hoaks, menjaga keharmonisan sosial, serta memastikan kebenaran informasi.
Hal ini disampailan pimpinm GANAS (Rahmi Yasir), kepada Media Globalinvestigasinews, pada Juma’at (27/02/26) disalah satu Warkop di Singkil Utara.
Selain itu, Ungkap Yasir nama sapaan sehari hari, tabayyun adalah perilaku mulia yang diperintahkan untuk menghindari fitnah, prasangka buruk, permusuhan, dan perpecahan, terutama di era informasi sekarang ini.
“Kami meminta agar kedua belah pihak untuk menurunkan tensi ego sektoral demi kepentingan umat dan masyarakat Aceh Singkil secara luas.
Ia khawatir kondisi ini dapat mengganggu pelayan publik bagi masyarakat Aceh Singkil,”Ujar Yasir.
Kalau pengesahan APBK 2026 berlarut larut dalam pembahasannya, banyak honor-honor perangkat Kampung yang tidak bisa dibayarkan seperti honor imam mesjid, guru mengaji serta perangkat lainnya.
Selain itu, pelayan kesehatan dan pendidikan juga akan terancam terganggu.
“Oleh sebab itu, di bulan ramadhan yang penuh berkah ini, sudah saatnya kedua belah pihak (DPRK dan Bupati) intropeksi diri untuk segera dapat mengesahkan APBK Aceh Singkil tahun 2026 ini.
Kami mendesak semua pihak harus berlapang dada dan jangan mau menari di atas gendang orang lain.
Kami juga bermohon ke pihak lain janganlah memperkeruh suasana dan menambah kisruh persoalan APBK 2026.
Menurut mantan aktivis era 90 an itu, ketegangan ini lebih banyak mudarat dari manfaatnya jikalau konflik ini terus di pertahankan yang akhirnya masyarakat yang jadi korban,” Tutup Yasir.(*)
Sumber : Gerakan Aliansi Nelayan Aceh Singkil











