Lubai Ulu, Muara Enim – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Pada perayaan tahun ini, masyarakat Desa Sumber Mulya menyalurkan hewan qurban sebanyak 35 ekor kambing dan 5 ekor sapi.
Data tersebut dihimpun dari laporan masing-masing Kepala Dusun (Kadus) mulai dari Dusun 1 hingga Dusun 7. Setiap kepala dusun mendata warga yang berqurban di wilayahnya, kemudian laporan diserahkan kepada Panitia Qurban Desa Sumber Mulya untuk dilakukan pendataan serta pengaturan pendistribusian daging qurban.
Proses penyembelihan hewan qurban dilaksanakan langsung oleh panitia sesuai tuntunan syariat Islam. Kegiatan dilakukan di beberapa titik pada masing-masing dusun agar pelaksanaan lebih mudah, tertib, dan merata.
Warga tampak antusias bergotong royong membantu seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan lokasi, penanganan hewan qurban, proses penyembelihan, hingga penimbangan daging.
Setelah proses penyembelihan selesai, daging qurban langsung didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, terutama keluarga kurang mampu, anak yatim, serta warga yang belum berkesempatan melaksanakan qurban. Pembagian dilakukan secara tertib oleh panitia bersama perangkat dusun agar penyaluran tepat sasaran dan merata.
Kepala Desa Sumber Mulya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan qurban tahun ini. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh warga dan panitia di tujuh dusun yang telah berpartisipasi menjaga kelancaran kegiatan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan qurban tahun ini berjalan lancar berkat kerja sama warga dan panitia di tujuh dusun. Semoga semangat berkurban ini semakin memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong di Desa Sumber Mulya. Mohon maaf lahir dan batin, semoga amal ibadah kita semua diterima Allah SWT,” ujarnya.
Melalui momentum Idul Adha ini, diharapkan tali silaturahmi antarwarga semakin erat dan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat tetap terjaga. Selain sebagai ibadah, Idul Adha juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan warga desa.
(GLOBAL INVESTIGASI LUBAI ULU)











