Globalinvestigasi BANTAENG — Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus memperkuat komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui Sosialisasi Adipura Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (29/9/2026).
Sosialisasi ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan Kabupaten Bantaeng yang bersih, hijau, dan teduh secara berkelanjutan.
Pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan diharapkan dapat dimulai dari tingkat RT/RW dengan melibatkan tokoh masyarakat serta kader-kader lingkungan.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menyampaikan bahwa Program Adipura merupakan salah satu upaya mendorong pengendalian dampak lingkungan yang bersumber dari aktivitas domestik sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap daerah yang berkomitmen menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Bupati menyebut Kabupaten Bantaeng selama ini secara rutin memperoleh penghargaan Adipura dan berharap capaian tersebut dapat kembali diraih pada 2027.
“Harapan kita semua, mudah-mudahan di tahun 2027 kita bisa mendapatkan Adipura kembali, dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan dan tata kelola lingkungan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan perangkat pemerintah untuk lebih proaktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Melalui Sosialisasi Adipura Tahun 2026 ini, kita berharap seluruh pihak lebih proaktif terhadap pengelolaan lingkungan di Kabupaten Bantaeng sehingga kita bisa meraih Adipura kembali,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pelaksanaan serta strategi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan dalam mendukung Program Adipura di Kabupaten Bantaeng.
Materi disampaikan oleh Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku, Kementerian Lingkungan Hidup, Dr. Azri Rasul.
Turut hadir Wakil Bupati Bantaeng H. Sahabuddin, Asisten Bidang Pemerintahan Asruddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Andri Pawiloi, para kepala OPD, camat, kepala sekolah Adiwiyata, serta para pemerhati lingkungan.















