KENDAL– Globalnnestigasi Ginews., PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kendal bersama anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Hadityo Ganinduto, menggelar sosialisasi peningkatan inklusi keuangan di Kabupaten Kendal, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 150 guru taman kanak-kanak (TK) dan PAUD itu juga memperkenalkan Program Golden Ticket Agen BRILink yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjadi agen tanpa harus menyiapkan modal besar.
Sosialisasi mengusung tema peningkatan inklusi keuangan itu, sebagai bentuk sinergi antara DPR RI dan BRI dalam memperluas akses layanan perbankan kepada masyarakat. Para peserta memperoleh edukasi mengenai pengelolaan keuangan, produk dan layanan perbankan, transaksi digital menggunakan QRIS, hingga pencegahan penipuan di era digital.
Kepala BRI Kendal Eldi Ledelsa melalui Kepala Unit BRI Ringinarum, Ayatullah Alburhani, mengatakan BRI secara konsisten menjalankan program literasi dan inklusi keuangan dengan menyasar berbagai kalangan, termasuk tenaga pendidik yang memiliki peran strategis dalam menyebarkan pemahaman pengelolaan keuangan kepada masyarakat.
“Guru memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Melalui edukasi ini kami berharap para guru semakin memahami pengelolaan keuangan yang baik dan dapat menularkan pengetahuan tersebut kepada peserta didik maupun masyarakat di sekitarnya,” ujar Ayatullah.
Ia menjelaskan, sebagai mitra Komisi VI DPR RI, BRI juga memperkenalkan berbagai layanan digital, termasuk transaksi menggunakan QRIS dan peluang menjadi Agen BRILink. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan perbankan hingga ke lingkungan masyarakat.
Ayatullah mengungkapkan, BRI Kendal saat ini menghadirkan program Golden Ticket bagi calon Agen BRILink. Program tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bergabung tanpa membutuhkan modal besar maupun proses administrasi yang rumit. Persyaratannya cukup sederhana, yakni memiliki rekening tabungan BRI, aplikasi BRImo yang aktif, alamat email aktif, serta nomor telepon yang telah terintegrasi dengan BRImo.
“Proses menjadi Agen BRILink bisa selesai dalam satu hari dan langsung dapat digunakan untuk melayani transaksi masyarakat. Antusiasme peserta dalam kegiatan ini juga sangat tinggi,” katanya.
Melalui sosialisasi tersebut, BRI berharap pemahaman mengenai inklusi keuangan dapat diterapkan oleh para guru dalam kehidupan sehari-hari. Selain meningkatkan literasi keuangan, program BRILink juga diharapkan membuka peluang tambahan penghasilan bagi para guru dan masyarakat di sekitarnya.
“Harapan kami, program ini dapat menambah pendapatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru dan masyarakat,” imbuh Ayatullah.
Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Hadityo Ganinduto, mengatakan sosialisasi peningkatan inklusi keuangan yang digelar bersama BRI merupakan bagian dari sinergi dengan mitra kerja untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan.
Firnando menjelaskan, para peserta diperkenalkan dengan berbagai produk dan layanan perbankan BRI yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Menurutnya, edukasi tersebut penting agar masyarakat tidak hanya mengenal fungsi perbankan sebagai tempat menabung, tetapi juga memahami berbagai solusi keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan ekonomi maupun pengembangan usaha.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin masyarakat, khususnya para guru, mengetahui bahwa BRI memiliki banyak program dan layanan yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pelaku UMKM. Dengan begitu, mereka dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal,” kata Firnando.
Ia menambahkan, kolaborasi antara DPR RI dan BRI diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan keuangan formal sekaligus memperluas pembiayaan bagi pelaku UMKM. Firnando menilai kegiatan ini juga mendorong masyarakat semakin melek teknologi dan bijak memanfaatkan layanan perbankan digital.
“Kegiatan ini menguntungkan masyarakat karena menambah wawasan mengenai layanan keuangan, sekaligus menjadi sarana bagi BRI untuk semakin dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.










