KAB.PURWAKARTA,
JAWA BARAT.
Ginewstvinvestigasi.my.id
Wisata Alam Taman Batu, yang terletak di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, merupakan sebuah wisata alam kolam berenang yang indah yang dikelilingi oleh bebatuan besar nan asri.
Keindahan alamnya menjadikan wisata alam ini sebagai salah satu wisata yang memberikan fasilitas tempat parkir gratis untuk bis di kabupaten purwakarta,
Menariknya banyak wisatawan lokal, interlokal dan mancanegara berdatangan mengunjunginya dan daya tarik taman batu ini tidak hanya menawarkan pemandangan dan bebatuan besar yang menakjubkan, tetapi juga berbagai fasilitas wisata yang lengkap termasuk tempat camping di area ini disediakan dan pengunjung dapat menikmati area piknik di sekitar taman batu sambil berenang di air yang mengalir dengan jernih.
Di beberapa hari wekend bulan september Armada bis mulai berdatangan ke WISATA ALAM, TAMAN BATU, Jln. Taman Batu, Pasir Medang,
Desa. Cipeundeuy, Kec.Bojong, Kab.Purwakarta, JAWA BARAT, yang dari luar prov.jawa barat juga banyak datang, seperti tangerang pagi-pagi sudah memasuki tempat parkir, sekitar jam:0935 pagi saat tim media hadir di tempat parkir, tapi masih ada juga armada yang datang termasuk pengunjung dari sukabumi, bekasi dan bogor juga ada padahal tempat parkirpun sudah hampir penuh, pada hari Minggu (13/9/2026)
Dengan antusias pengunjung berdatangan, pengelolah wisata alam taman batu, H.Imron Salim mengatakan, bahwa tempat parkir untuk armada bis saya gratiskan dan tidak di pungut biaya sepersenpun, kalau untuk keamanan juga sudah saya libatkan keamanan dari LINMAS DESA serta di bantu juga oleh BABINSA dan BABINMAS supaya lebih terasa aman untuk para pengunjung yang datang, ujarnya.
Menurut Masyasakat Desa Cipeundeuy, Hasanudin menyampaikan, bahwa dengan ada wisata alam taman baru ini sangat membantu kami dan para warga/masyarakat lainnya, terima kasih juga untuk H.Imron Salim sebagai pengelolah sudah di izinkan kami berada disini dan terutama dari segi ekonomi bisa terangkat, untuk infrastruktur / jalanpun 70/80% berlahan-lahan proses penyelesaian mukus, karna tempo dulu untuk mobil dua 2.unit saja tidak bisa masuk dan sekarang alhamdulilah sudah lebar dan nyaman untuk di lalui, berarti kampung kami ini mulai berlahan maju.
(D.F & Red)















