Mandailing Natal : Batahan selasa 18 april 2026
Dua Unit tronton yang berisikan pancang untuk jembatan aek Batahan dengan perkiraan muatan mencapai ± 50 ton baru saja melintas di jembatan langgune menuju lokasi proyek PT BAHANA KRIDA NUSANTARA di Batahan
Dengan kondisi jembatan yang sudah
Patah dan sudah mengancam namun tronton yang bermuatan pancang untuk pembangunan jembatan aek Batahan diduga baru saja melintasi jembatan langgune, padahal kondisi jembatan tersebut sudah patah dan disitu juga tertulis pada sebuah spanduk dengan tulisan max 4 ton
Masyarakat sangat khawatir jika jembatan ini yang menjadi fital penghubung antara kecamatan Natal dan kecamatan Batahan terus dilewati tanpa ada pengawasan dari pihak kontraktor dilapangan
Salah seorang warga “jk” yang kebetulan melintas melihat langsung 2 unit tronton yang diduga tanpa ada pengawasan dari pihak kontraktor melintasi jembatan langgune “saya sangat khawatir jika tronton tronton ini terus menerus melewati jembatan tanpa ada pengawasan tanpa ada persiapan jika terjadi sesuatu pada jembatan disaat mereka melintasi jembatan ini” Tuturnya
“Yang anehnya mereka sudah membuat spanduk dengan batasan maximal 4 ton, tetapi mereka malah tetap melewati jembatan ini padahal tonasi mereka hampir mencapai ±50 Ton, seolah olah mereka tidak pernah memikirkan jika terjadi patah pada jembatan ini berapa banyak masyarakat yang terganggu berapa kerugian masyarakat disekitar sini mereka seolah tak perduli”
“Saya selaku masyarakat meminta kepada pihak kontraktor dan juga pihak kepolisian baik itu polsek kecamatan Natal maupun polsek Batahan dan juga polres Mandailing Natal agar memperingati ataupun menegur pihak kontraktor jembatan aek Batahan” Tutupnya
Ketika awak media ini mencoba mengkonfirmasi melalui chat WA (whaats up)) humas perusahaan atau pam dari BAHANA KRIDA NUSANTARA (BKN) lewat saudara Dungga “Pak, ke depan apapun yg terjadi pihak perusahaan akan bertanggung jawab pak.Terkait jembatan Langgune kemarin sdh di survey dari dinas PU pak, dan akan di anggarkan untuk perbaikan jembatan yg baru pak, jadi mohon bersabar ya pak” Tutupnya
(SIT)









