Global investigasi News. Com
Sinunukan, Mandailing Natal – Suasana haru dan penuh kekhidmatan mewarnai kegiatan Walimatusafar Akbar jamaah haji Kecamatan Sinunukan tahun keberangkatan 2026 yang digelar di halaman Kantor Desa Sinunukan, Sabtu 18/04/2024.
Acara ini merupakan bentuk doa dan pelepasan bagi calon jamaah haji yang akan menunaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut dihadiri oleh tamu undangan, keluarga jamaah, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Fraksi Golkar Jeni Saputra, SE, Camat Ranto Baek Sopian Nasution, S.Ag, tokoh agama H. Gunawan Pulungan dan H. Afnan, perwakilan Polsek Batahan Ipda H. Supriyadi, serta para kepala desa di antaranya M. Yusuf Nasution (Desa Bintungan Bejangkar Baru), 3. Fuad Hasyim Kepala Desa Sukadame, dan Candra (Kepala Desa Widodaren).
Dalam sambutannya, Daiman Nasution, S.Pd yang mewakili jamaah haji menyampaikan rasa terima kasih kepada KUA Kecamatan Sinunukan atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Sinunukan yang telah merancang acara ini dengan baik. Kami juga memohon doa dari seluruh undangan agar kami diberi keselamatan dalam perjalanan dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat,” ujarnya dengan penuh haru.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, sembari menahan tangis, serta berharap doa dari para hadirin untuk 18 jamaah yang akan berangkat.
Sementara itu, Ketua IPHI Kecamatan Sinunukan, H. Abdul Rizal Harahap selaku pembimbing jamaah haji menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan pembekalan melalui manasik haji.
“Kami telah membimbing jamaah dengan ilmu manasik. Kami juga menitipkan jamaah, khususnya yang sudah lanjut usia, agar mendapat perhatian selama perjalanan,” katanya.
Kepala KUA Kecamatan Sinunukan,
Ali Mora Siagian, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya memperbanyak istighfar dan memperkuat niat dalam menjalankan ibadah haji.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual. Perbanyak istighfar, jaga ibadah, dan semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga shalat dan tidak meninggalkan masjid sebagai bekal utama dalam kehidupan.
Perwakilan pemerintah kecamatan, Abdi Putra Pulungan, SH., MH., turut memberikan sambutan dan memperkenalkan diri sebagai bagian dari estafet kepemimpinan di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan selamat kepada para jamaah yang telah mendapat kesempatan mewakili jutaan umat Islam, khususnya dari Kecamatan Sinunukan. Jaga kesehatan dan fokus dalam beribadah,” ujarnya.
Selain prosesi pelepasan, kegiatan Walimatusafar Akbar ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dari tiga desa, yaitu Sinunukan III, Wonosari, dan Widodaren, serta penyerahan cenderamata kepada KUA Kecamatan Sinunukan.
Dalam tausiyahnya, Al Ustadz Baihaki menyampaikan pentingnya membersihkan hati sebelum menunaikan ibadah haji.
“Ibadah haji adalah momentum pembersihan diri dan hati (qolbu). Perbanyak zikir dan perbaiki hati agar ibadah yang dijalankan lebih bermakna,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh khidmat, menjadi momen kebersamaan sekaligus doa bagi para calon jamaah haji agar diberikan kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Aamiin (SIT)









