Usut Tuntas Tambang Timah Ilegal di Bukit Mang Kadir, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Bangka, Globalinvestigasinews — Aktivitas penambangan timah ilegal kembali ditemukan di kawasan Bukit Mang Kadir, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Minggu (12/04/2026). Kegiatan tersebut diduga berlangsung di kawasan Hutan Produksi (HP) tanpa izin resmi dan menggunakan satu unit alat berat jenis ekskavator merek Hitachi berwarna oranye.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, alat berat tersebut diduga milik seseorang berinisial KaKa, sementara aktivitas tambang ilegal disebut-sebut dikelola oleh Andre, warga Desa Riding Panjang. Saat ditemukan, ekskavator tersebut tengah beroperasi aktif di lokasi.
Selain persoalan legalitas, aktivitas ini juga dinilai mengabaikan aspek keselamatan kerja. Para pekerja di lapangan dilaporkan tidak menggunakan perlengkapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagaimana standar yang berlaku di industri pertambangan resmi.
Lokasi tambang yang tidak jauh dari jalan penghubung antar desa juga menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Warga menilai aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta berdampak langsung terhadap lingkungan sekitar.
“Dampaknya sangat besar, baik bagi lingkungan maupun keselamatan masyarakat. Kami minta aparat segera turun tangan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut dan menindak tegas pelaku penambangan ilegal tersebut. Mereka menilai praktik tambang tanpa izin tidak hanya merusak ekosistem hutan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian negara dalam jumlah besar.
Secara hukum, aktivitas penambangan di kawasan Hutan Produksi tanpa izin merupakan pelanggaran serius. Praktik ini dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) serta Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas tambang timah ilegal yang diduga milik Andre masih terus berlangsung di lokasi.
Tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Andre terkait dugaan tersebut. Selain itu, konfirmasi juga tengah dilakukan kepada pihak Polsek Belinyu, Polres Bangka, serta pihak pengamanan PT Timah guna menindaklanjuti temuan ini.
Media ini akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut.
(Tim)









