INHU, RIAU (Global Investigasi News) – Kelurahan Pangkalan Kasai akhirnya keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Seberida ke-33 Tahun 2026.
Kepastian tersebut diumumkan pada malam penutupan sekaligus pengumuman para pemenang yang berlangsung Minggu malam, 4 Oktober 2026.
Sementara posisi juara II diraih Desa Buluh Rampai, sedangkan juara IV ditempati Desa Petalabumi. Hasil tersebut sekaligus menjadi bukti keberhasilan para kafilah dari masing-masing desa dan kelurahan dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pelaksanaan MTQ.
Kegiatan penutupan berlangsung penuh semangat dan kekhidmatan. Camat Seberida Wisnu Subroto, S.Sos., secara resmi menutup rangkaian MTQ Kecamatan Seberida ke-33.
Dalam arahannya, Wisnu menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, panitia, dewan hakim, pemerintah desa dan kelurahan serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ.
“MTQ bukan hanya ajang untuk mencari juara, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta melahirkan generasi Qur’ani di Kecamatan Seberida,” ujar Wisnu.
Ia juga berharap semangat membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an tidak berhenti setelah MTQ berakhir. Prestasi yang diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan pembinaan generasi muda di bidang keagamaan.
Sementara itu, Lurah Pangkalan Kasai Juhendrizal, M.Si., menyambut penuh rasa syukur keberhasilan kafilahnya meraih predikat juara umum.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para peserta, pembina, official, serta dukungan masyarakat Pangkalan Kasai.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Juara umum bukan hanya kebanggaan Kelurahan Pangkalan Kasai, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembinaan terhadap generasi muda, khususnya dalam bidang Al-Qur’an,” kata Juhendrizal.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak cepat berpuas diri. Justru prestasi itu harus menjadi penyemangat untuk meningkatkan pembinaan sehingga pada MTQ berikutnya Pangkalan Kasai mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasinya.
Dengan berakhirnya MTQ Kecamatan Seberida ke-33, Pangkalan Kasai pun membawa pulang predikat juara umum. Buluh Rampai berada di posisi kedua, sementara desa dan kelurahan lainnya harus kembali menyiapkan diri untuk perhelatan MTQ berikutnya.
Yang terpenting, gema MTQ diharapkan tidak berhenti di panggung perlombaan, tetapi terus hidup dalam kehidupan masyarakat Seberida melalui kecintaan, pengamalan dan penghayatan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. (sur)








