MANGGARAI TIMUR, GLOBAL INVESTIGASI NEWS TV — Tiga warga lanjut usia (lansia) asal Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak setelah rumah tempat tinggal mereka dilaporkan roboh akibat gempa bumi yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026.
Ketiga lansia tersebut disebut terdiri dari dua orang nenek dan seorang kakek. Mereka kini tinggal bersama dalam kondisi yang memprihatinkan, di sebuah bangunan sederhana yang kondisinya disebut menyerupai gubuk dan tidak layak sebagai tempat tinggal.
Berdasarkan pantauan wartawan Global Investigasi News di wilayah NTT pada 2 September 2026, kondisi tempat tinggal ketiga lansia tersebut membutuhkan perhatian serius. Rumah mereka dilaporkan mengalami kerusakan setelah gempa, sehingga hingga kini mereka masih menghadapi keterbatasan tempat tinggal serta kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang lansia bernama Amina Ndoa terlihat meneteskan air mata saat ditemui awak media. Dengan penuh harap, ia menyampaikan kondisi yang sedang dihadapinya bersama dua lansia lainnya.
«“Kami butuh makan, minum, tempat tinggal dan kebutuhan lainnya. Kami berharap ada perhatian dari semua pihak,” ujar Amina dengan suara penuh haru.»
Menurut keterangan yang disampaikan kepada media, sejak gempa terjadi pada 15 Agustus 2026, ketiga lansia tersebut belum mendapatkan bantuan yang dinilai memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Kondisi tersebut membuat mereka berharap adanya kepedulian dari pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemanusiaan, dunia usaha maupun masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
Amina juga menyampaikan bahwa apabila ada pihak yang ingin membantu, komunikasi dapat dilakukan melalui pihak yang mendampingi mereka agar bantuan dapat disampaikan sesuai kebutuhan.
“Kepada siapa pun yang ingin membantu dan peduli terhadap kehidupan kami, silakan berkomunikasi melalui anak kami. Kami sangat berharap ada bantuan untuk makan, minum dan tempat tinggal,” ungkapnya.
Kondisi ketiga lansia tersebut menjadi perhatian kemanusiaan. Diperlukan koordinasi dari berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan dasar, tempat tinggal yang layak, serta bantuan pascabencana dapat diterima oleh mereka.
Bagi masyarakat atau pihak yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi ketiga lansia tersebut maupun menyampaikan bantuan, dapat menghubungi:
Saimin, SS
Media Global Investigasi News
WhatsApp: 0813-8518-6646
Global Investigasi News berharap perhatian terhadap warga lanjut usia yang terdampak bencana dapat menjadi perhatian bersama, khususnya agar mereka tidak menghadapi kesulitan tersebut seorang diri.
GINEWS.COM















