Dugaan Pemotongan Dana BOS Hantui 30 Sekolah Dasar di Labuhan Maringgai Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR, MEDINAS LAMPUNG – Aroma penyimpangan dalam pengelolaan dana pendidikan kembali menyeruak di Kabupaten Lampung Timur. Kali ini, dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Labuhan Maringgai, yang menyasar puluhan Sekolah Dasar (SD) di daerah tersebut.Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sekitar 30 Sekolah Dasar di Kecamatan Labuhan Maringgai yang dana BOS-nya diduga dipangkas. Modus operandi pemotongan ini dilakukan secara terstruktur melalui pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan bendahara K3S kecamatan setempat.Setiap sekolah diduga harus merelakan anggaran pendidikan mereka dipotong sebesar Rp 13.000 per murid. Uang hasil potongan massal tersebut kemudian diduga kuat disetorkan langsung kepada pimpinan Koordinasi Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Labuhan Maringgai.Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut, termasuk meminta klarifikasi dari pihak K3S, bendahara, serta Korwil Pendidikan Labuhan Maringgai terkait peruntukan dan legalitas pemotongan dana tersebut.Kasus dugaan pungutan liar (pungli) berkedok pemotongan dana BOS ini diharapkan segera mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur serta aparat penegak hukum (APH) untuk diusut tuntas. (Red)















